Perlu Strategi Peletakan Bekal - BritaBlog

Perlu Strategi Peletakan Bekal
Foto: Istimewa
BLORA, panturaNews.info  --  Hal ini kecil memang, hanya saja jika tidak mempunyai strategi dalam peletakan bekal bagi haji di gelombang II, nantinya akan membuat repot.

Untuk jamah calon haji asal Blora , baik yang  tergabung di Kloter 39, sebanyak 352 yang semuanya asal Blora, yang  akan  berangkat ke tanah suci pada tanggal 24 Agustus mendatang, dan  151 orang sisanya yang tergabung dalam kloter 65 akan berangkat tanggal 1 September,  kiranya perlu memperhatikan hal-jal ini.

Pertama, perlu diingat jadwal  pengumpulan Kopor besar di Kantor Kemenag. Peran masing-masing ketua regu dan ketua rombongan sudah sangat berarti di babagan ini.  Disepakati pemberian  tanda atau Simbol pada masing-masing tas (kopor besar), ini akan sangat membantu untuk melacak kopor besar masing-masing jamaah saat sudah mendarat di bandara Jeddah.
Sebelum kopor besar dikumpulkan ke Kemenag, sesuai rombongan masing-masing,  hendaknya masing-masing jamaah sudah mengatur sedemikian rupa  barang bawaan di masing-masing tas yang dibagikan (kopor besar, tas jinjing dan tas paspor).

Baju Ihrom

Foto : Istimewa
Ada Strategi peletakan bekal di tas jinjing pada  pelaksanaan Haji Gelombang II, yakni ada satu stel
baju Ihrom Ditaruh di Tas Tenteng, Mengingat nantinya niat Ihrom dilakukan di Bandara King Abdul Azis  (jeddah). Sementara  para jamaah belum bisa membuka barang bawaan yang ada di kopor besar. (Baca juga ketentuan mengambil miqot bagi jamaah haji gelombang II).

Satu hal yang tidak kalah pentingnya, adalah  seyogyanya hindari mengadakan pengajian pada malam H pemberangkatan. Dikhawatirkanm tradisi  penghormatan tamu hingga dini hari, disamping mengakibatkan  gangguan kesehatan, membuka peluang kemungkinan  tertinggalnya barang bawaan. Malam menjelang pemberangkatan, lebih baik digunakan untuk konsentrasi barang bawaan. Jangan sampai ada yang tertinggal, karena akan merepotkan banyak pihak.  (http://ift.tt/2ak87lV)



Tag : NEWS
Back To Top