RADAR ACEH | Bireuen, Terkait pemberitaan kasus penganiyaan pejabat di kalangan pemerintah kabupaten Bireuen. Bello bersama rekannya Wahidin salah satu pelaku pemukulan pejabat angkat bicara terkait isu yang menyudutkan dirinya, hal itu di nyatakan Bello bersama Wahidin tadi malam bersama Wartawan media ini di desa kuala raja kabupaten Bireuen.
Mereka mengaku kejadian malam itu karena rekannya Belo Yaitu wahidin yang memukul pejabat yang bernama Farhan husen, mengaku iya lakukan dengan kesal karena Farhan telah menggagu dan merusakan rumah tangga nya yang sudah lama kami dirikan bersama.
Wahidin mengaku dirinya sangat kesal kepada pejabat itu. Kenapa dia terus menelpon istri saya ,coba saja posisi saya ada sama anda Kata wahidin, Pasti kan kalian melakukan hal yang sama dengan kesal.
Bello melanjutkan sewaktu malam itu, Dirinya bukan ikut memukuli farhan tetapi ia memisahkan supaya jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Karena kata belo teman nya itu sangat emosi. Namun Belo mengaku teman nya memukul farhan sambil menangis karena terlalu emosi, Kata mantan GAM Kepada media ini.
Namun seperti yang di beritakan sebelumnya Salah satu pejabat di kalangan pemerintahan kabupaten Bireuen dikeroyok oleh tiga pemuda
yang di kenal adalah salah satu mantan kombatan GAM.
Pejabat yang di keroyok oleh tiga pria itu bernama farhan husen. Yang sekarang memiliki jabatan sebagai kepala kantor BPBD Kabupaten Bireuen.
Farhan mengaku dirinya sedang menikmati segelas kopi di warung indaco. Dan ketemu dengan tiga pemuda yang di kenalinya itu bernama Bello dan menghampiri saya dan meminta uang 500 Ribu. Dan farhan menjawab saya tidak ada uang.
Namun karna farhan sudah ada janji dengan salah satu tukang jahit di desa pulokiton. Dengan itu saya minta ijin dengan sodara Bello dan langsung berangkat menuju ke tujuan untuk menemui tukang jahit itu.
Namun tak begitu lama saya sampai di depan Toko itu, tiba-tiba Bello dan teman-temanya menghampiri saya dan langsung memukul di bagian kepala saya. Bersama dua temanya sehingga selaput mata pecah dan leher mengalami memar.
Namun pejabat itu pun sempat di larikan ke rumah sakit dr. fauziah Bireuen untuk bisa mendapatkan pertolongan medis, dengan begitu Farhan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian Polres Bireuen.
Dengan bukti laporan Farhan husein Dengan berdasarkan laporan Polisi Nomor :LP/232/vIII/2016/SPKT tanggal 27 Agustus 2016 tentang penganiayaan terhadap pelapor yang di lakukan oleh pelapor Bello CS, (M.Reza).
