RADAR ACEH | Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh 2017 akan memilih Gubernur dan 20 Bupati/Walikota kini mulai terlihat berbagai kegiatan. Deklarasi dan pertemuan pertemuan terus berlangsung . Aroma kampanye pun mulai terasa kendati jadwal kampanye masih lama yaitu 26 Oktober 2016 sampai 11 Feb 2017
Alat peraga berupa poster, spanduk, baliho, kalender dan stiker lainnya yang menampilkan pasangan calon dari masing-masing daerah sudah beredar ditengah tengah masyarakat.
Sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan KIP Aceh, tanggal 15 April 2017 adalah hari H pencoblosan dan akan menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Aceh. Karena pada hari tersebut, akan terpilih Gubernur Aceh/Wakil Gubernur, Walikota/Wakil Walikota, Bupati/Wakil Bupati baru dihampir seluruh Aceh.
Sekedar untuk kita maklumi bersama, Pilkada Aceh yang akan berlangsung ini bukan saja mendapat perhatian dari masyarakt Aceh sendiri bahkan masyarakat Indonesiapun ikut memantau.
Semua ini untuk memastikan Pilkada di Aceh berjalan aman dan damai.
Kesadaran semua rakyat Aceh sangat diharapkan agar tidak mudah terpropokasi dan terpengaruhi pada intimidasi misalnya dan politik uang yang dilakukan oleh calon mana pun, karena ini sungguh suatu cara demokrasi yang tidak dibenarkan dan akan sangat memalukan.
Semua rakyat Aceh sangat diharapkan dengan kesadaran yang tinggi demi untuk membangun Aceh yang damai dan bermartabat. Dan saatnya pula rakyat Aceh memiliki pemimpin yang berkualitas.
Tentu rakyatlah yang menentukan siapa yang berkualitas dan layak menjadi pemimpin Aceh kedepannya. Walau ada yang mengatakan, pemimpin berkualitas yang dipilih oleh orang orang cerdas.
Namun apalah arti kandidat yang cerdas jika pendidikan poltik masyarakat masih dibawah rata-rata. Masih banyak masyarakat yang tidak mengerti tentang politik, bahkan banyak masyarakat yang tidak ingin tahu menahu soal politik serta menjauhi politik, walau itu semua untuk pembangunan Aceh lima tahun kedepan.
Barangkali, sudah saatnya rakyat Aceh dituntut untuk cerdas. Artinya dalam memilih tidak mudah terpadaya oleh iming iming pemberian uang atau materi lainnya. Pilihlah karena memang kandidat tersebut layak untuk dipilih dan bisa membawa perubahan bagi kesejahteraan rakyat Aceh kedepannya.
Sesungguhnya kesejahteraan rakyat ada ditangan rakyat Aceh sendiri, rakyat Acehlah yang menentukan Aceh mau maju atau mundur. Karenanya pilihlah pemimpin yang mampu membawa Aceh kepada perobahan kehidupan yang adil dan sejahtera.
Persoalan sekarang, adakah diantara kandididat yang sedang bersaing mampu membawa Aceh kepada perobahan, terpulang kepada masing masing pemilih. (Usman Cut Raja).
