RADARACEH.COM | ACEH TIMUR -Banyak kendala yang ditemui di kawasan pedalaman di Kabupaten Aceh Timur. Salah satunya adalah keluhan komunikasi selular yang belum masuk ke daerah pedalaman Desa Sujudo, kecamatan Pante Bidadari, kab. Aceh Timur, selain itu juga di rasakan oleh desa yang berdampingannya, yaitu desa Lubuk Pusaka dan desa Saraja di kecamatan setempat yang belum memiliki jaringan seluler.
Desa Sujudo, merupakan desa panling terisolir dari pusat kecamatan Pante Bidadari, dengan jarak tumpuh sekitar 50 kilometer, untuk bisa sampai disini, warga harus melewati jalan berbukit naik turun dengan suasana pegunungan, serta harus menyeberang sugai tanpa jembatan.
BACA JUGA : Di Pedalaman Aceh Timur Warga Harus Membayar 25.000 Untuk Menyebrang | Radar Aceh http://ift.tt/2dgkeTY
Akibat jalurnya yang sangat jauh jika ditempuh dari Pusat kecamatan, maka kawasan ini menjadi sangat terisolir sehinga tidak adanya signal selular untuk berkomunikasi.
Warga sangat berharap agar ada upaya pemerintah untuk mengatasi masalah jaringan seluler tersebut.
Menurut warga, sangatlah penting adanya jaringan untuk berkomunikasi, terutama untuk kepentingan pemerintah desa dengan pihak kecamatan atau lainya, guna menerima atau memberi informasi, terkait bencana atau lainnya.
"Kami sangat berharap ada upaya pemerintah untuk memasok jaringan seluler di desa kami.
Karna sangatlah penting untuk masyarakat dan pemerintah desa, apa lagi di jaman serba canggih seperti ini, komunikasi lewat seluler sudah menjadi kebutuhan" kata Abidin (38), salah satu warga Sujudo kepada Radaraceh.com.
Keuchik Desa Sujudo, Alam Syah, membenarkan bahwa desanya belum memiki jaringan sinyal seluler, dan watga harus ketempat yang tingo atau bukit baru mendapatkan sinyal dua atau satu titik. " Ia pak, Desa kami dan di desa yang sebeh juga belum memiliki jaringan seluler, kami samgat membutukanya karna alat komunikasi yang cepat dan tepat adalah seluler. apalagi di daerah kami kerab terjadi bencana alam, dan selama ini warga harus naik ke bukit baru mendapatkan sinyal" Jelasnya saat di hubungi Radaraceh.com.
Warga desa tersebut, biasanya mengunakan seluler untuk menghubungi anak atau keluarganya yang bersekolah di Aceh Utara, karna rata-rata anak tingkat SMA di desa itu harus bersekolah di luar daerah dengan cara tingal di sana atau harus ngekos, di sebabkan desa tersebut jauh dari sekolah tingkat SMA dan harus menuju ke pusat kecamatan,(RI).
