Culek 227: Ajak Warga Rantau Peureulak dan Kombatan Woe Back Soet

RADARACEH.COM | ACEH TIMUR - Fenomena kembalinya masyarakat dan sejumlah mantan kombatan yang dulunya berseberangan dengan Partai Aceh  dalam hal dukungan paslon kini sedang merebak ban sigoem Aceh Tmur.

Hal ini dikarenakan paslon pimpinan yang diusung oleh Partai Aceh sangat konsisten menegakkan berdirinya Naggroe Aceh bersyariah secars kaffah di Aceh dan memperjuagkan MOU Helsinki.

Mantan petempur lapangan Sagoe Nurul A'ala alias POPAY dengan sandi CULEK 227 saat ditanyai awak media ini mengatakan, Ia dangat berkomitmen dan mengajak serta menghimbau masyarakat Rantao Peureulak untuk woe bak sot (woe bak gareh perjuangan)

"Karena partai PA adalah penyambung atau upaya untuk memperjuang hak-hak rakyat Aceh yang masih tertunda dan menjadi impian kita dalam perjuangan dulu" ucap Popay, Minggu (22/01/17).

Popay dengan nama asli Abdu Rifain (36) mengakui sebagai mantan napi Bajak Laut kapal tengker penjenayah di laut pinang Malaysia dan menjalani masa tahanan selama 7 tahun sejak 2005.

"Kini saya sudah bebas dan ingin kembali kedalam masyarakat ingin hidup damai dan sejahtra bersama-sama masyarakat" sambung popay.

Dalam masa kampanye ini, saya menghimbau kepada rekan-rekan saya yang masih hidup sampai saat ini , mari kembali dalan bingkai perjuangan dan perdamai menuju Aceh yang lebih baik dan bermartabat

Jangan salah memilih pimpinan, sekarang sudah kita lihat bahwa secara nyata khususnya Aceh Timur dan Aceh. Para ulama telah jelas mendukungan paslon dari PA

"Kalau ulama sudah sudah bersatu dengan umara,sebagai umat islam. Apanyang harus saya kwatirkan, saya siap mati syahit apabila ulama memberi ultimatum kepada saya" ucap popay.

Semoga mualem no urut 5 sukses mengambil alih kepemimpinan Aceh dan rocky no urut 2 untuk aceh timur bereh bagi mewujudkan Aceh Timur gemilang tutup popay. (RI/***)

Tag : NEWS
Back To Top