RADARACEH.COM | Aceh Timur - Wabah Difteri sereng sejumlah pelajar di Aceh Timur, Difteri ini merupakan virus yang melanda manusia dengan menyerang ketahanan tubuh dengan merusak jalur pernafasan.
Virus tersebut, di duga gejala wabah mematikan, biasaya dengan demam dan sakit tenggerokan, sedangkan penyebabnya biasa terjadi akibat susu, faktor makanan serta lingkungan.
Akibat Virus itu dilaporkan sebanyak 15 pelajar Madrasah Aliyah Insan Cendikia, Idi Rayeuk, Aceh Timur dinyatakan positif terjangit penyakit Difteri tersebut.
Saat ini pelajar yang terkena Virus itu sedang menjalani penangganan medis secara serius di Tiga rumah sakit di Aceh Timur, Sabtu (21/01/17).
Diantaranya mereka dirawat di RSUD dr. Zubir Mahmud Idi Rayeuk, RSUD Sultan Abd Azis Peureulak, dan rumah sakit Graha Bunda, Idi Rayeuk Aceh.
Selain itu, satu siswa diantaranya dikabarkan terpaksa dirawat di RS Adam Malik, Medan karena diagnosa sudah menderita mematikan tersebut dengan parah.
Kabit Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Aceh Timur, Zulfikri alias dr. Ayi kepada Media mengatakan, wabah Difteri ini merupakan virus yang melanda manusia dengan menyerang ketahanan tubuh dengan merusak jalur pernafasan, gejala wabah mematikan ini biasaya dengan demam dan sakit tenggerokan, sedangkan penyebabnya biasa terjadi akibat susu, faktor makanan serta lingkungan.
"Wabah ini sudah lama tidak ada di Aceh Timur, dan kami sedang menggali darimana asalnya, virus ini menyerang pertahanan tubuh dengan merusak jalur pernapasan manusia. Cara antisipasinya adalah menghindari kontak langsung dengan yang sudah terjangkit, atau bisa dengan diimunisasikan atau divaksinasi difteri pada orang yang sudah terjangkit, dan perlu kita ketahui wabah ini sangat mudah menular melalui pernafasan," ujar Zulfikri.
Zulkifli menghimbau masyarakat Aceh Timur yang sudah terkontak langsung dengan penderita penyakit mematikan ini agar segera ke Puskesmas dan rumah sakit untuk segera disuntik imunisasi atau vaksinasi Difteri, sehingga penyakit tersebut bisa diantisipasi dan tidak menular terhadap orang lain. (RI)
