RADAR ACEH | BIREUEN, Cut Aqsa T Muda Intan begitu nama sigadis cilik ini, ia adalah pelajar SD N 3 Bireuen, Aceh, berasal dari gampong (desa-red) Juli Meunasah Joek, Kecamatan Juli, namanya kini terukir sebagai peraih juara harapan satu (1) Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Kriya Anyam tingkat nasional mewakili Aceh.
Ditemui media ini Cut Aqsa yang didanpingi ayahnya T Muda Intan dan ibunya Fadriah serta seorang adik saat bertandan ke kediaman Bupati Bireuen H Ruslan M Daud di Komplek Meuligoe Residence, Cot Gapu, Bireuen, ia merasa gembira bisa membawa nama Bireuen dan Aceh ke tingkat nasional, "ada 35 propinsi yang ikut, saya harus bekerja keras," ucap anak pertama dari dua adik beradik ini.
Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Kriya Anyam tingkat nasional yang di ikuti Cut Aqsa ini di gelar di Manado, Sulawesi Utara dari tanggal 28/8-2/9/2016, Cut Aqsa diberangkatkan kesana oleh Dinas Pendidikan Aceh, katanya santun.
Ditanya siapa yang mengajarkan ilmu anyaman kepada Cut Aqsa hingga bisa mengharumkan nama Aceh ke tingkat nasional, "saya belajar dari ibu Ratna di Gedong Gedong, Bireuen", jawabnya.
Bupati Ruslan terlihat mengapresiasikan keberhasilan Cut Aqsa saat menyambut kedatangannya, Ruslan terlihat bangga sambil berbicara dengan sang juara tersebut, "kita bangga punya pelajar Bireuen yang bisa mengharumkan nama Aceh ke kancah nasional, ia adalah pelajar kita," ucap Ruslan.
Pun demikian harapan kita kedepan, semoga disetiap event nasinal di berbagai bidang ada baiknya pelajar bireuen juga tampil, sehingga daerah kita bisa jadi salah satu kabupaten yang berhasil di bidang pendidikan selain bidang lainnya, pinta Ruslan (M. Reza).
