Janji Tak Ditepati Warga Cot Buket Tutup Lokasi TPA

RADAR ACEH | BIREUEN, Sejak beberapa hari ini, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Cot Buket, Peusangan, Bireuen, telah ditutup oleh warga desa setempat. Pasalnya, Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen, hingga kini belum bisa memenuhi janjinya kepada warga desa setempat,Sabtu (17/09).

"Sekitar tiga tahun lalu warga desa kami meminta Dinas Pengelolaan Pasar Kebersihan dan Pertanaman, mengaspal jalan masuk ke TPA, tapi hingga kini jalan tersebut belum diaspal, karena janji yang tidak kunjung ditepati, makanya warga kami menutup TPA," kata Tu Ih sapaan akrab Teuku Iskandar .
Keuchik Desa Cot Buket, Teuku Iskandar.

Alasan warganya menutup TPA tersebut, karena jalan masuk ke desanya hingga ke TPA hanya sekitar satu kilometer yang dijanjikan diaspal oleh Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen, hingga kini tidak kunjung diaspal, janji hanya tinggal janji,; tuturnya.

Teuku Iskandar memberitau,Janji Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan, akan membangun pagar di kawasan TPA agar asap dan bau sampah tidak terlalu menyengat, tapi hingga kini pagar pun tak kunjung dibangun," kata Tu Ih.

Selain itu, kata keuchik, dana kompensasi TPA untuk Desa Cot Buket sebesar Rp.35 juta untuk tahun 2016 juga belum dibayarkan. Namun yang sangat mengganggu warga desanya, tumpukan sampah yang sudah menggunung di TPA tersebut kini sudah menimbulkan bau tak sedap, sehingga mengganggu kenyamanan warga Cot Buket dan sekitarnya.

Ditambahkan Tu Ih, sejak TPA tersebut ditutup, mobil sampah milik dinas tersebut hingga kini tidak lagi membuang sampah ke TPA Cot Buket. Namun beberapa masyarakat umum masih tetap membuang sampah ke TPA tersebut.

"Mulai sekarang kami juga meminta kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah lagi ke TPA Cot Buket," tegasnya.

Meskipun warga Cot Buket sudah menutup TPA itu, namun hingga kemarin belum terlihat papan nama larangan buang sampah di TPA tersebut. "Kami akan segera memasang pamplet dilarang buang sampah di TPA," pungkas Teuku Iskandar.

Semetara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen, Zamri belum berasil dikonfirmasi karna masi liar, (M.Reza).

Tag : NEWS
Back To Top