Pemadam Listrik Yang Tak Menentu, Elektronik Warga di Aceh Timur Mulai Rusak

RADAR ACEH | IDI RAYEUK-Masyarakat Aceh Timur semakin rugi atas pemadaman listrik oleh PLN yang tak menentu, lima hingga enam kali sehari. Alat elektronik masyarakat pun mulai berusakan, mulai dari penanak nasi (magicom) hingga kulkas dan lampu juga putus.

"Sudahlah tagihan setiap bulan tinggi, sekarang magicom sama kulkas saya mulai rusak akibat seringny mati lampu ini" sebut Muhtar (46), warga Indra Makmu, kabupaten Aceh, kepada Radaraceh.com, Minggu (04/09/16).

Rusaknya alat elektronik ini disebabkan, saat lampu mati dan hidup yang tidak menentu, cok magicom maupun kulkas masih terhubung dengan kontak listrik. Saat listrik kembali hidup, maka tegangan yang belum stabil membuat alat elektronik tersebut rusak.

"Tak mungkin mati lampu cabut coknya, saya saja kerja, jarang di rumah. Mati lampu sehari sering kayak minum obat," cetusnya menyampaikan kekesalan ke PLN.

Selain itu Ia juga mengatakan, sayangnya pada malam tiba, pada waktu salat Magrib dan 'insya juga sering mati, dan juga anak-anak sedang mengaji menjadi resah dengan keadaan lampu sering mati. tutup Muh.

Sari, warga Panam, tidak lebih baik dari Nur ini nasibnya. Meskipun berbeda Kecamatan, namun magicom di rumahnya juga mulai rusak akibat listrik yang hidup mati. Bola lampu juga umurnya jadi pendek.

"Saya juga kaget, sudah sejam nasi di magicom tak masak-masak, eh rupanya sudah rusak. Tak hanya itu, bola lampu kini juga tak bisa pakai bola lampu biasa, cepat kali putusnya," tutur Sari,(RI)

Tag : NEWS
Back To Top