Bupati Aceh Utara Serahkan Bantuan Kepada Keluarga Miskin

RADAE ACEH | Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib menyerahkan secara simbolis bantuan Pemberdayaan Fakir Miskin berupa rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni kepada masyarakat miskin kawasan pesisir gampong Bangka Jaya Kecamatan Dewantara, Jum'at (21/10).

Turut hadir mendampingi Bupati, Kadissosnakermobduk Drs H Jailani Abdullah, Kepala BNI Cab. Lhokseumawe, Muspika Dewantara, Kepala Mukim, Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan seluruh Geuchik serta Imam Gampong se Kecamatan Dewantara.

Penyerahan yang berlangsung di Balai Desa Kantor Camat Dewantara merupakan bantuan yang bersumber dari Kementrian Sosial Republik Indonesia dalam rangka pemberdayaan ekonomi produktif dan kreatif bagi masyarakat miskin yang tinggal dikawasan pesisir.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, bantuan ini merupakan realiasasi dari pusat setelah diusulkan Pemda, "Ini salah satu usulan yang telah terealiasi diantara sejumlah bantuan lain yang kita usulkan dan bantuan ini hendaknya digunakan sebaik baiknya", kata Bupati yang akrab disapa Cekmad.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi produktif dan kreatif sebagai bagian meminimalisir angka kemiskinan dan menguatkan perekoniman masyarakat, karena itu apapun bantuan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat harus dapat dimamfaatkan sebaik mungkin.

"Jangan dilihat nominalnya atau jumlahnya, walau bantuan kecil sekalipun jika kita bisa manfaatkan, tentu akan meningkat menjadi besar, dan akan menjadi sumber penghasilan bagi keluarga", jelasnya.

Dijelaskan pula , ada beberapa program unggulan yang masih menjadi prioritas utama dirinya, seperti program koperasi bagi nelayan, dan bantuan rumah bagi nelayan, sekaligus pemberian bantuan boat. "Insya Allah semua ini nanti akan kita kucurkan jika saya  terpilih kembali  sebagai Bupati kedepan", jelas Cekmad yang mendapat tepuk tangan dari yang hadir memenuhi ruangan balai desa.

Dalam pada itu, Bupati menegaskan pula, jika bantuan ini berkembang, tentu pemda memiliki penilaian bagi para penerima bantuan, artinya akan ada upaya lain dalam rangka membantu mereka yang telah berhasil. "Kita punya penilaian khusus bagi mereka yang berkembang, akan ada bantuan lanjutan", tegasnya.

Bupati menambahkan, adapun sumber bantuan tersebut berasal dari APBN Tahun 2016 yang dialokasikan pada Kementrian Sosial. Ttotal bantuan sebesar Rp 1,4 milyar yang dibagi kepada dua kecamatan masing-masing untuk Kecamatan Seunedon dan Kecamatan Dewantara.

Dia menambahkan, seluruh bantuan ditransfer tunai melalui rekening masing-masing penerima melalui bank BNI, sedangkan proses data penerima berasal dari BPS dan TPN2K.Dari jumlah tersebut terbagi dalam beberapa kategori diantaranya, untuk Usaha Ekonomi Produktif (UEP) diberikan kepada 400 KK, masing-masing Kecamatan Seuneddon 200 KK dan Kecamatan Dewantara 200 KK dengan jumlah bantuan Rp 2 juta/KK.

Selanjutnya,  bantuan rumah sebanyak 30 unit, 15 unit untuk Kecamatan Seuneddon dan 15 unit untuk Dewantara sementara bantuan sarana lingkungan (sarling) hanya baru terealiasasi bagi Kecamatan Seuneddon sebesar Rp 150 juta.

Diakhir sambutannya kaitan dengan pemekaran wilayah barat Bupati menegaskan, mendukung penuh, Kabupaten Dewantara harus secepatnya terbentuk.

"Rekomendasi sudah saya teken termasuk pembicaraan mendapat dukungan, Anggota DPRI, DPD asal Aceh, Gubernur, DPRA dan DPRK", tegasnya yang mendapat tepuk tangan dan sorakan gembira dari warga yang datang membludak. (UCR)

Tag : NEWS
Back To Top