Seorang Guru Wajib Membaca

RADAR ACEH | KARANG BARU – Pentingnya buku untuk membuka jendela dunia dengan berbagai informasi melalui rangkaian kata dan gambar bukan hanya menjadi kewajiban siswa untuk memahami bacaannya, kewajiban yang jauh lebih penting adalah kewajiban membaca bagi seorang guru dan memahami bacaannya sebagai referensi dalam proses belajar mengajar di dalam kelas.

Seorang guru pembelajar wajib membaca karena dengan membaca seorang pengajar akan terapdate pengetahuannya kata H. Amir, S.Pd, Kasi Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan (PMTK) Dinas Pendidikan Aceh Tamiang, pada saat pembukaan Pelatihan Buku Bacaan Berjenjang untuk sekolah dan madrasah di bawah Gugus Cut Nyak Dhien UPTD Pendidikan III. Kegiatan yang dipusatkan pada SDN 1 Kualasimpang yang dimulai dari tanggal 26 s.d 28 oktober tersebut akan berakhir hari ini (28/10/16).

Amir melanjutkan, harus kita akui bahwa banyak diantara tenaga pengajar, dalam satu (1) bulan kadang tidak pernah menghabiskan satu buku bacaan, "Saya berharap, momentum pelatihan ini bisa merubah mindset kita akan pentingnya buku.

Misalnya sebelum kita melakukan tugas mengajar maka malam harinya kita harus belajar dan melakukan persiapan untuk pelaksanaan pengajaran tersebut, salah satunya dengan membaca," pinta Amir.

Pada kesempatan yang sama Syamsunaidi, S.Pd. Kepala UPTD Pendidikan III Aceh Tamiang berharap kepada para peserta untuk serius mengikuti pelatihan tersebut, "Jangan kita sia-siakan ilmu yang ditransfer oleh para fasilitator," katanya.

Ia juga berharap kepada USAID PRIORITAS untuk terus mendampingi sekolah-sekolah di Aceh Tamiang khususnya dilingkup UPTD pendidikan III Aceh Tamiang.

Sementara itu, Chairul Musca Program Assistant USAID PRIORITAS untuk kabupaten Aceh Tamiang mengatakan, pelatihan di Gugus Cut Nyak Dhien Kecamatan Kota Kualasimpang ini diikuti oleh 7 SD.

"Hari ini (hari terakhir) kami akan menyerahkan hibah Buku Bacaan Berjenjang kepada sekolah yang menjadi peserta pelatihan. Buku yang akan dihibah kali ini berjumlah 4.284 eksemplar yang terdiri dari 75 judul buku," jelas Chairul.

Ia menambahkan, nantinya dengan penyerahan buku di gugus ini, berarti USAID PRIORITAS telah menghibahkan kurang lebih 51.408 eksemplar buku untuk 67 SD/MI non-mitra dan 17 SD/MI mitra di kabupaten Aceh Tamiang,[Rls]. 

Tag : NEWS
Back To Top