RADARACEH.COM | ACEH TIMUR - Terkait penelpon gelap yang meneror sejulah warga di kecamatan Indra Makmur yang menamakan dirinya mantan kombatan GAM, sehingga menyebabkan warga di daerah itu resah, Pang Rahed Ketua KPA/PA Indra Makmur meminta kepada pihak keamanan agar menyusut tuntas oknum pemerasan itu.
Hal itu di sampaikan Pang Rared (akrab di sapa Abdul Hamid N) saat ditemui awak media Radaraceh.com, Sabtu (29/10/16).
Baca Juga : Penelpon Gelap Teror Sejumlah Keuchik dan Sekdes di Kecamatan Indra Makmur | Radar Aceh http://ift.tt/2el8SMM
Pang Rahed, yang juga menjabat sebagai ketua Komisi E DPRK Aceh Timur dari Fraksi Partai Aceh (PA), mengatakan bila ada terdapat anggotanya yang melakukan teror tersebut, Pihak Hukum silahkan proses secara hukum berlaku.
"Hal seperti itu tidak bisa di biarkan, harus kita usut tuntas, di sebabkan warga sangat resah semejak ada aksi teror dan pemerasan melalui telpon yang menamakan mantan kombatan. Bila ada anggota saya yang seperti itu, silahkan pihak hukum proses secara hukum berlaku" ungkap Panglima KPA Sagoe Alue Ie Mirah, Wilayah Peureulak itu.
Selain itu, Pang Raged juga mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga kenyamanan dan keamana bagi masyarakat.
Baca Juga : Pang Rahed dan Tokoh Indra Makmur Ajak Menjaga Pilkada Damai | Radar Aceh http://ift.tt/2dQH7PR . (RI)
