PENGUKUHAN TIM PEMENANGAN HARUS JADI KECAMATAN SIMPANG MAMPLAM

RADAR ACEH | Bireuen, M Jafar AR, Ketua Tim Pemenangan Harus Jadi Kecamatan Simpang Mamplam dalam sambutannya mengatakan,"Saya harapkan kepada semua anggota Tim Gampong yang akan dilantik, untuk bekerja sebaik mungkin demi tercapainya apa yang kita harapkan, yaitu H Ruslan kembali memimpin Kabupaten Bireuen untuk periode 2017-2022."

Jafar juga mengharapkan kepada 1.280 anggota tim yang dibentuknya, memberikan laporan dengan sebenarnya, bukan rekayasa. "Peugah lagee buet, pubuet lagee na (bicara sesuai kerja, kerja apa adanya.red)," harap Jafar di akhir sambutannya.

Acara berikutnya, Ketua Tim Sahabat Ruslan Kabupaten Bireuen, Yusri, S.Sos membacakan Surat Keputusan Tim Pemenangan Harus Jadi Kecamatan Simpang Mamplam, yang dilanjutkan dengan Pengukuhan sekaligus penyerahan SK kepada masing-masing Tim oleh Calon Bupati Petahana H Ruslan M Daud didampingi Calon Wakil Bupati Tgk H Djamaluddin Idris.

Usai pengukuhan tim, Ketua Satgas Harus Jadi Daerah III (Mantan Ketua KPA Daerah III), Sufriadi yang akrab disapa Boing, menyampaikan dasar dukungannya kepada Pasangan Harus Jadi. Menurutnya, selama menjadi Bupati Bireuen banyak program pembangunan dan perubahan.

"Saya siap mendukung pasangan Harus Jadi apapun resikonya," ungkap Boing. Kepada seribuan tim yang telah dilantik, Boing menjelaskan bahwa dirinya sangat simpati dengan upaya H Ruslan dalam upaya pengentasan kemiskinan, seperti kebijakan yang dilakukan H Ruslan membagikan gratis Beras Miskin (Raskin) kepada masyarakat Bireuen.

Seharusnya Raskin dijual dengan harga murah kepada masyarakat. Tidak cukup sampai disitu, H Ruslan juga membuat program bedah 1.000 rumah tidak layak huni untuk masyarakat Bireuen.

Namun apa yang dilakukan oleh H Ruslan M Daud belum dirasakan oleh seluruh masyarakat miskin. Oleh karenanya untuk menyelesaikan apa yang dikerjakan beliau harus kita bantu, "Bantuan yang bisa saudara lakukan adalah dengan memberikan dukungan pada beliau saat Pilkada nanti," tegas Boing. Sehingga apa yang sudah menjadi pondasi bisa diselesaikan seluruhnya.

Suasana mendadak riuh, saat pembawa acara memanggil duet Bang Joni Kapluk dan Mando Gapi untuk menghibur anggota tim yang baru dilantik.

Dalam kesempatan itu, Waled Nu selaku Ketua Ikatan Alumni Dayah Tauthiatut Thullab Arongan Samalanga, ikut menyampaikan dukungannya kepada pasangan Harus Jadi. "Saya mendukung H Ruslan M Daud karena sudah banyak pembangunan dan perubahan yang dilakukan," kata Waled Nu.

Calon Wakil Bupati H Djamaluddin Idris dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada timses Simpang Mamplam yang telah bekerja lebih awal bahkan sebelum dilantik. H Ruslan punya konsep berkeadilan, yang belum pernah dilakukan oleh bupati sebelumnya. Yang mana beliau langsung turun ke lapangan.

Sebelum menjadikan saya sebagai pasangan H Ruslan, beliau meminta pendapat dari ulama di Kabupaten Bireuen.

H Djamaluddin Idris, yang baru pensiun dari Pegawai Kementerian Agama juga mengatakan bahwa dukungan kepada H Ruslan sebagai calon Bupati Bireuen periode 2017-2022 juga datang dari Ulama, terbukti saat deklarasi Pasangan Harus Jadi di Lapangan Glumpang Payong.

Tgk Djamaluddin juga menambahkan, bahwa ulama bukan untuk menjadi pemimpin tetapi untuk menjadi penasehat pemimpin. Contoh seperti KH Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur yang pernah menjadi presiden RI, namun baru dua tahun sudah lengser. Saya bukan ulama, tetapi saya pernah menjadi pegawai Kementerian Agama selama 27 tahun, sehingga saya mengerti sedikit tentang pemerintahan.

H Ruslan sudah cukup mengenal orang-orang di pemerintahan pusat, sehingga memudahkan untuk melaksanakan program pemerintah pusat di daerah. Untuk itu, kepada timses yang telah dibentuk, masing-masing anggota timses agar mengajak lima orang untuk ikut memilih Harus Jadi. Dukunglah saya sebagai putra Simpang Mamplam untuk mendapat kesempatan membantu H Ruslan dalam memimpin Bireuen ke depan. 

Di penghujung acara, H Ruslan M Daud menyampaikan sambutannya kepada tim yang dibentuk dan sudah dikukuhkan. Calon Bupati Petahana itu meminta kepada tim agar tidak melakukan intimidasi atau menjelek-jelekkan tim lain, apalagi memfitnah tim lain.

"Jangan mencaci-maki kandidat lain, tapi sampaikan apa yang menjadi visi dan misi saya kepada masyarakat," kata H Ruslan.
"Kalaupun ada kandidat lain yang menjelek-jelekkan atau memfitnah saya, biarkan saja. Karena sikap itulah yang membedakan tim saya dengan tim kandidat lain."

"Kita tinggal di negara hukum, bukan di negara preman,"  ujar H Ruslan. Beliau juga menambahkan, kalau ada pihak-pihak yang mengintimidasi Tim Harus Jadi di Kecamatan Simpang Mamplam, segera laporkan kepada pihak Kepolisian.

Calon Bupati Petahana itu mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia pengukuhan timses pemenangan Harus Jadi Simpang Mamplam. Tim ini adalah mesin penggerak pada Pilkada, karena saya saat ini bukan lagi milik partai, tetapi saya hari ini menjadi pesuruh masyarakat Bireuen untuk periode 2017-2022.

"Dukungan KTP saudara-saudara sekalian yang membawa saya sebagai Calon Bupati Petahana dengan nomor urut 1," papar H Ruslan.

"Kalau ada nomor 1, untuk apa nomor yang lain," kata H Ruslan yang disambut teriakan 'Harus Jadi' oleh seluruh tim yang hadir.
H Ruslan juga mengatakan,"Jangan ada dusta di antara kita," karena kita semua ini mengiginkan untuk melanjutkan pembangunan dan program yang telah saya buat selama ini.

Keinginan saya untuk melakukan yang terbaik untuk masyarakat Bireuen, karena apa yang sudah saya lakukan selama ini belum bisa terlaksana menyeluruh. Oleh karenanya, saya perlu dukungan masyarakat sekali lagi, agar apa yang telah saya programkan selama ini bisa saya tuntaskan.

"Bagi anggota Tim Harus Jadi, jika ada permasalahan di dalam tim, jangan saling menyalahkan sesama anggota tim. Kita bisa duduk dan membicarakan untuk mencari jalan keluar," harap H Ruslan kepada seluruh anggota timses.

Timses harus kompak, agar apa yang kita kerjakan saat ini bisa mendapatkan apa yang kita harapkan pada hari pemilihan nanti. Program yang pro rakyat itu yang saya utamakan jika saya terpilih. Kepada tim saya yang sudah dibentuk dan dikukuhkan, agar bekerja sopan dan menjaga etika politik. Jangan bersikap anarkis, jangan membuat fitnah atau menjelekkan kandidat lain.

Bagi timses jangan pernah memberi harapan palsu kepada masyarakat, tapi berikan pandangan kalau saya terpilih saya akan melanjutkan apa yang sudah pernah saya lakukan selama ini, ketika saya menjadi bupati. Seperti beras raskin gratis, bedah rumah, beasiswa anak yatim. Itu yang sudah dan sedang saya kerjakan.

Tapi apa yang saya lakukan itu belum selesai dan dirasakan menyeluruh oleh masyarakat Bireuen, karena terbatasnya dana yang dimiliki atau yang diperoleh daerah.

"Untuk apa membakar lilin kalau masih ada pelita, untuk apa bupati yang lain kalau masih ada saya," demikian Pantun yang disampaikan H Ruslan mengakhiri sambutannya,(M Reza).

Tag : NEWS
Back To Top