RADAR ACEH | PIDIE JAYA - Ratusan orang yang tergabung Pemerintahan Daerah Kecamatan Merudue, TNI, Relawan dan masyarakat melaksanakan Sholat Zuhur doa bersama.
Sholat Zuhur doa bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Pembinaan Mental Kodam Iskandar Muda (Kabintaldam IM) Kolonel Inf Gema Repelita dan berlangsung di Meunasah Kecamatan Samalanga, Sabtu (10/12/12) siang.
Dalam doa bersama tersebut, personel Bintaldam membentuk empat tim serta diikuti seluruh prajutrit yang terlibat dalam pembersihan rekon yang pelaksanaannya secara bergantian.
Doa ini diperuntukan untuk warga Aceh yang terkena bencana gempa bumi, agar mereka mendapatkan ketabahan. Sedangkan yang meninggal supaya diberikan ampunan dari segala dosa. Selain itu, doa bersama yang digelar ini untuk meminta ampunan serta memohon kepada Allah SWT semoga tragedi mahadahsyat itu tidak terulang lagi di bumi Aceh khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Bencana gempa yang terjadi di provinsi Aceh tentu mengundang keprihatinan seluruh masyarakat Indonesia.
Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin, Sholat dan doa bersama ini sangat menjaga hubungan baik sesama manusia (hablum minannas) juga, di tengah-tengah kehidupan umatnya agar terjaganya persatuan dan persaudaraan.
Dalam bidang muamalah hubungan sesamanya, umat Islam harus menghargai berbagai kearifan lokal yang tidak melanggar syariat Islam dan wajib meluruskannya manakala bertentangan dengan syariat Islam, sehingga kearifan lokal tetap harus tunduk kepada aturan Allah SWT, tidak sebaliknya.
Kearifan lokal ini menjadi suatu hal yang sangat diperhatikan dan dihargai dalam Islam untuk umatnya sebagai makhluk sosial, sepanjang sesuai dan tidak melanggar syariat menurut ketentuan Alquran dan Hadits harus dihargai,(A,007)
