RADAR ACEH | Lhokseumawe, Terkait muscab Taekwondo dadakan kota Lhokseumawe yang diadakan pada tanggal 28/11/2016 Senin malam pada pukul 19:30 Wib kemarin, tidak memenuhi syarat, dikarnakan dalam pengambilan keputusan, hanya dihadiri oleh 1 Dojang, sedangkan 8 Dojang lainnya yang ada di kota Lhokseumawe tidak diundang untuk memberikan hak pilihnya pada Muscab tersebut.
Menurut Sabem Adek Dalam Quorum juga sudah disebutkan secara jelas Dalam rapat atau muscab yang diadakan harus dihadiri sekurang-kurangnya oleh 2/3 jumlah peserta Dojang yang ada, dan setiap Dojang harus memberikan dua hak suara,"ungkap Sabem Adek, Sabtu (03/12).
Salah satu atlit Taekwondo Cut Asmaul Husna peraih medali emas pada Pora 2014, yang juga hadir saat konfrensi Pers digelar di salah satu Cafee kota Lhokseumawe mengaku sangat kecawa dengan muscab sepihak yang diadakan kemarin oleh Koni Kota Lhokseumawe,"ungkapnya.
Cut juga menambahkan, kita ini atlit Taekwondo yang sudah pernah mengharumkan nama kota Lhokseumawe, dan kita tidak membawa nama pribadi atlit namun Koni Kota Lhokseumawe sama sekali tidak menghargai upaya kami para atlit Taekwondo dan malah saat ini kami disingkirkan,"tegasnya.
Diahir komfrensi Pers Sabem Adek, mengakatan dengan tegas, kalau ingin bersaing, bersainglah secara sehat tanpa ada embel-embel dan kepentingan seperti pada muscab kemarin yang dilakukan secara sepihak oleh Koni Kota Lhokseumawe,"tutup Sabem Adek (A,007).
