MANTAN PANGLIMA MUDA SIAP MENANG KAN PASANGAN HARUS JADI

RADAR ACEH | Bireuen, Mantan Panglima Muda Daerah I Wilayah Batee Iliek Tarmizi yang akrab disapa Mandala, menerangkan kepada tim yang dilantik bahwa dirinya mendukung H Ruslan M Daud karena program yang sudah dan sedang dikerjakan oleh beliau selama memimpin Kabupaten Bireuen sangat pro rakyat.

"Sudah banyak pembangunan dan perubahan Bireuen selama dipimpin oleh H Ruslan, dibandingkan bupati-bupati sebelumnya," ungkap Mandala. Ditambahkannya, sebagai bupati H Ruslan M Daud selalu turun langsung ke lapangan.

Jika ada masyarakat yang ditimpa musibah seperti kebakaran atau bencana alam lainnya, beliau langsung datang untuk melihat dan membantu masyarakat tersbut. Mandala juga mengatakan bahwa dia tidak sendiri di belakang H Ruslan, karena banyak mantan kombatan yang berdiri di belakang beliau.

Mantan Panglima Muda Daerah III Wilayah Batee Iliek, Sufri alias Boing mengatakan bahwa dirinya mendukungnya H Ruslan M Daud dan H Djamaluddin Idris setelah ulama kharismatik Aceh, Abu Tumin Blangbladeh menyatakan dukungan untuk pasangan Harus Jadi.

Menurut Boing, pembangunan yang dilakukan oleh H Ruslan ibarat sebuah gedung yang pondasinya sudah selesai dikerjakan namun gedungnya belum selesai. Karena itu, untuk menyelesaikan gedung itu,

pembangunannya harus dilanjutkan. Maknanya, untuk menyelesaikan apa yang sudah menjadi program H Ruslan, untuk Pilkada 2017 nanti masyarakat harus memilih Harus Jadi.

"Raskin yang seharusnya dijual murah kepada masyarakat miskin, bisa dibagikan gratis untuk rakyat miskin di Kabupaten Bireuen," kata Boing. Dukungan penuh dari Boing untuk pasangan Harus Jadi karena program yang sudah dilakukan H Ruslan pro rakyat.

"Tgk Djamaluddin Idris adalah pimpinan dayah Darussaadah Cot Bada Barat, beliau juga Imam Besar Mesjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen," kata Tarmizi Age, memperkenalkan calon wakil pendamping H Ruslan M Daud.

"Melanjutkan pembangunan lebih mudah daripada memulai pembangunan," terang pria yang sebelumnya menetap di Denmark. Menurutnya, perlu keikhlasan untuk membangun daerah.

"H Ruslan M Daud adalah salah seorang putra Bireuen yang terlibat langsung pada perundingan di Helsinki," terang pria yang akrab disapa Mukarram. Pria kelahiran Gampong Alue Sijuek, Kecamatan Peudada itu juga menerangkan kepada masyarakat agar tidak ikut-ikutan dalam memilih pemimpin.

H Djamaluddin Idris dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada timses yang telah bekerja lebih awal bahkan sebelum dilantik. Menurutnya, pasangan Harus Jadi mendapat dukungan dari para ulama.

"Tim adalah ujung tombak dalam menyampaikan visi dan misi Harus Jadi," kata H Ruslan saat melantik tim pemenangan Kecamatan Jeunieb. Calon Bupati Bireuen Nomor Urut 1, H Ruslan M Daud mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Pemenangan Harus Jadi Kecamatan Jeunieb.

"Jangan bersikap anarkis, jangan membuat fitnah atau menjelekkan kandidat lain," kata H Ruslan. Ditegaskannya, jika ada anggota tim yang tidak mengindahkannya, sebaiknya mundur dari Tim Harus Jadi.

Calon Bupati Petahana itu menginstruksikan kepada Tim Harus Jadi agar tidak menjelek-jelekkan atau memfitnah kandidat lain. Beliau juga meminta kepada Tim Pemenang Harus Jadi yang sudah dilantik agar bekerja sopan dan menjaga etika politik.

"Tim ini adalah mesin penggerak pada Pilkada," kata H Ruslan. Beliau juga menjelaskan bahwa dirinya saat ini bukan lagi milik partai, tetapi milik masyarakat Bireuen untuk Pilkada Bupati Bireuen periode 2017-2022.

"Ulama bersama saya, bekerjalah dengan santun," ujar H Ruslan. Jangan sampai tingkah laku kita salah dalam bekerja.

Menurutnya, serangkaian program yang sudah dan sedang dikerjakan saat ini, belum selesai. Untuk menyelesaikan apa yang menjadi harapan kita, dukungan dan kerja keras tim yang baru dilantik mutlak diperlukan.

"Kalau ada Nomor 1 untuk apa nomor yang lain, kalau ada saya untuk apa yang lain," sebait pantun dari H Ruslan mengawali sambutannya.

Beliau juga mengharapkan kepada Timses agar selalu kompak, sehingga apapun yang kita kerjakan saat ini bisa mendapatkan apa yang kita harapkan pada hari pemilihan nanti. Program yang pro rakyat itu yang saya utamakan jika saya terpilih.

H Ruslan mengatakan bahwa tim yang dilantik sudah ada payung hukumnya. Jadi kalau ada permasalahan yang menimpa timses ketika mengumpulkan suara untuk memenangkan Pasangan Harus Jadi, akan ditindaklanjuti dengan jalur hukum.

"Kalau ada intimidasi baik secara langsung atau melalui sms, segera laporkan kepada pihak yang berwajib," terang H Ruslan.

"Untuk apa menyalakan lilin kalau masih ada pelita, untuk apa bupati yang lain kalau masih ada saya," pantun yang disampaikan H Ruslan M Daud mengakhiri sambutannya.

"Saat bertemu masyarakat, jangan pernah memberikan harapan palsu," ujar H Ruslan. Menurutnya, timses cukup memberikan pandangan kepada masyarakat apa yang menjadi visi dan misinya. Jika dirinya terpilih, H Ruslan akan melanjutkan apa yang sudah pernah dilakukannya selama ini.

"Saya bukan menjual janji, karena apa yang sudah saya lakukan itulah bukti," ujar Ruslan. Namun, tambah calon bupati petahana itu, apa yang dilakukannya belum selesai dan belum dirasakan menyeluruh oleh masyarakat Bireuen. Penyebabnya adalah dana yang dimiliki atau yang diperoleh daerah dari pusat sangat terbatas. Untuk itu beliau meminta dukungan dan kerja keras dari tim yang sudah dilantik.

Doa yang dibacakan oleh Tgk Imran untuk memohon berkah mengakhiri acara pokok pengukuhan Tim Pemenangan Harus Jadi Kecamatan Jeunieb. Penampilan komedian Aceh terkenal, Jhoni Kapluk dan Mando Gapi menjadi hiburan di penghujung acara pelantikan Tim Pemenangan Harus Jadi Kecamatan Jeunieb. (M.reza)

Tag : NEWS
Back To Top