Warga Pidie Jaya Masih Troma dan Masih Tidak Berani Tidur Dirumah

RADARACEH.COM | Pidie Jaya – Pasca gempa di Pidie Jaya dengan 6,4 SR pada rabu (07/12) kemarin, gempa susulan hingga hari ini Sabtu (10/12/16) sekitar pukul  02.35 Wib masih kerab mengguncang kabupaten Pidie Jaya. Akibatnya, Warga di Pidie Jaya belum berani tidur di dalam rumah.

Amatan Radaraceh.com di lapangan, akibat kerap terjadi gempa dengan scala kecil masih terus menguncang kabupaten Pidie Jaya, dan dengan keadaan warga masih troma sehinga sampai saat ini warga masih memilih tidur di halaman rumah atau di tempat pengunsian yang telah di sediakan oleh relawan-relawan.

Syeh Rajali (27), salah seorang warga setempat mengatakan, " Gempa berskala kecil dan besar masih sering terjadi, dan kami masih sangat troma  makanya kami memilih tidur di tenda pegunsian yang telah disediakan. Sampai saat ini belum ada warga yang berani tidur di dalam rumah, palingan mereka tidur di halaman rumah denga cara memasang tenda darurat," ujarnya.

Selain itu Rajali juga mengatakan masih banyak daerah di perdalaman yang belum tersentuh bantuan logistik secara merata, salah satunya di daerah perdalaman di kecamatan Tringgadeng, Pante raja,Kemungkinan Cubo dan sekitarnya.

" Sagat sayang warga di daerah perdalaman, masib banyak belum tersentuh bantuan dengan merata. Padahal kami telah melaporkan di pusat penyaluran bantuan, namun logistik yang di berikan belum memada bahkan di batasi, padahal kami sama juga merasakan bencana dan troma" ujar Razali.

Sejumlah masyarakat sangat berharap keadilan dan perataan dalam menyalurkan bantuan logistik hingga sampai ke perdalaman. (RI)

Tag : NEWS
Back To Top