BARED: "Demi Pruet Droe, Geutem Khianati Senambong Perjuangan Nyoe"

RADARAACEH.COM | ACEH TIMUR - "Yang kamoe ikot nyoe adalah Senambong Perjuangan Bangsa Aceh (Partai Aceh-red), yang ka geulanjut melalui jalur politik untuk mencapai saboh kesejahteraan Rakyat Aceh roet MOU Helsinki dan UUPA"

"Na keuh Perjuangan yang awai dan Senambong Perjuangan nyoe keuh yang geu peugood Le ureng GAM dan Rakyat Aceh, baik yang awai maupun yang mantong na jinoe, namun Kamoe Aneuk Kader Muda Aceh cukup menyesai terhadap sebagian kelompok dan ureng yang ka geupeureulhoh perjuangan nyoe, dan jinoe ka geukhianati keudroe geuh. Sehingga le that kader muda Aceh yang that kamoe sayang yang hana meuphom dan salah arah politik akibat pengaruh ureng dan kelompok yang pike kue pruet dan kepentingan droe"

Hal tersebut disampaikan Romi Syahputra Jurkam Barisan Pang Rahed (BARED) melalui rilisnya kepada Radaraceh.com. Jum'at (03/02/17).

Menurutnya, Partai Aceh (PA) adalah sebuah modal Bangsa Aceh untuk melanjutkan perjuangan bangsa Aceh. " Partai Aceh adalah Senjata Rakyat untuk melajut perjuangan, kalo dulu Aceh punya senjata, kini Aceh punya Partai, ini lah ganti senjata Aceh yang telah dipotong di ganti dengan Partai guna tercapai kesejahteraan rakyat Aceh dengan seutuhnya" ungkap Romi.

Harap Romi, Pemudan dan Rakyat Aceh wajib menjaga modal bangsa Aceh (PA), untuk tercapai tujuan bangsa Aceh melalui perjuangan politik Partai bangsa itu sendiri.

"Tidak hanya harta benda, nyawa pun di korbankan oleh saudara kita dulu dalam perjuangkan marwah bangsa Aceh, demi Agama dan Bangsa. Kini geliran kita rakyat kenapa kita tidak mau memperjuangkan sedikit saja pada kesempatan Pilkada ini untuk menjaga marwah Aceh yaitu kita pertahankan dan menangkan Partai bangsa sendiri (PA)" Ungkap Romi

Lanjut Romi, Pasangan calon Gubernur Aceh nomor urut 5 H Muzakir Manaf atau Mualem -TA Khalid, dan Paslon Bupati Aceh Timur nomor 2 H Hasballah HM Thaib atau Rocky- Syahrul bin Syamaun (Linud) yang di usung Partai Aceh wajib dimenangkan pada Pilkada pada 15 Februari 2017.

Pasalnya, demi tegaknya Aswaja di Aceh secara kafah, dan melanjutkan Perjuangan serta menjaga perdamaian di Aceh, supaya segera tercapainya realisasi MOU Helsinki dan UUPA yang sangat di inginkan oleh Rakyat Aceh.
" Woe woe woe meu tuah woe bak rumoh droe, adak hana Ayah, na Abang" tutup Romi pemuda asal Alue Ie Mirah, Indra Makmur. (*)

Tag : NEWS
Back To Top