BKKBN Aceh Gelar Rakor Tahun 2017

Banda Aceh - Rapat Koordinasi Daerah Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Aceh Tahun 2017. Mudah-mudahan pertemuan ini dapat menghasilkan rumusan penting demi suksesnya Program Keluarga Berencana di Aceh.

"Kita tentu setuju bahwa upaya mewujudkan keluarga sejahtera merupakan langkah penting guna menghadirkan sumber daya manusia berkualitas di masa depan. Hal ini di ungkapkan oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah .

Salah satu langkah untuk mewujudkan harapan itu adalah dengan menjalankan program kependudukan dengan baik, sebab fakta membuktikan, kesuksesan Program kependudukan berbanding lurus dengan kualitas Sumber Daya Manusia. Sebaliknya, kegagalan dalam mengelola kependudukan akan berdampak buruk pada pembangunan kesejahteraan keluarga.

Pada masa lalu, Indonesia pernah cukup berhasil menjalankan program Keluarga Berencana yang banyak mendapat pujian dari dunia internasional.

Sebelumnya Gubernur Aceh juga mengapresiasikan  kepada BKKBN Aceh yang telah menggagas terlaksananya Rapat Koordinasi Daerah Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Aceh Tahun 2017. Mudah-mudahan pertemuan ini dapat menghasilkan rumusan penting demi suksesnya Program Keluarga Berencana di Aceh.

Kepala BKKBN Aceh Dr. m Yani M Kes menambahkan , hingga tahun 2000, kita bahkan sukses menekan laju pertumbuhan penduduk dari 5,6 persen menjadi 2,8 persen per tahun.

Namun saat ini komitmen terhadap Program KB cenderung mulai melemah. Akibatnya upaya pengendalian laju penduduk mengalami stagnan.

Tak heran jika pertumbuhan penduduk Indonesia selama sepuluh tahun terakhir terus meningkat.

"Khusus untuk Aceh, masalah kependudukan ini menghadirkan persoalan serius, karena dari tahun ke tahun pertumbuhan penduduk Aceh cenderung meningkat.

Sebagai gambaran, pada tahun 2005, jumlah penduduk Aceh hanya 4,1 juta jiwa, tapi tahun 2010 meningkat menjadi 4,49 juta jiwa (naik sebesar 2,32 persen per tahun). Dan pada tahun 2015 ini jumlah itu sudah mencapai sekitar 5 juta jiwa," Ungkapnya.

Data ini menunjukkan bahwa persoalan kependudukan di Aceh membutuhkan perhatian serius dari kita semua.

Jika tidak dikendalikan dengan baik, persoalan Ini akan berimbas kepada pelayanan kesehatan, kesediaan lapangan kerja, kebutuhan pangan, dan sebagainya. Idealnya kita harus mampu menekan laju pertumbuhan penduduk mendekati sam persen.

Laju pertumbuhanan penduduk yang terkendali tentunya memudahkan Pemerintah dalam menjalankan kebijakan pembangunan di daerah ini. (A,01)

Tag : NEWS
Back To Top