Bireuen - Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen menggelar acara seminar sehari dalam rangka Peringatan hari Tuberkulosis (TB) sedunia di aula Dinkes setempat. Sabtu (25/3/2017).
Kadis Kesehatan Bireuen Dr Amir Addani M.Kes mengatakan, terima kasih bapak dan ibu yang telah hadir, dan juga kepada narasumber semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar, atas ketabahan ibu dan bapak dalam peringatan hari TB sedunia supaya kita bisa memberikan peningkatan kewaspadaan terhadap TB dengan tema "Gerakan Madyarakat Menuju Indonesia Dengan Bebas Tuberkulosis (TB)" dan terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara ini, terangnya.
Sambutan dari kadis kesehatan aceh Dr Hanif menyampaikan, pengobatan TB itu harus tuntas dan harus di awasi penanganannya.
Karena tidak banyak obat TB ini, dengan seminar hari ini untuk mengingat kita kembali problem yang lalai dengan kegiatan kita sehari hari dan akibatnya muncul TB, maka kita harapkan bisa kita berikan kepada masyarakat penyuluhan, karena biaya pengobatab TB sangat mahal dan harus di impor dari luar negeri. Punhkasnya.
Sementara itu Bupati Bireuen H Ruslan M Daud melalui Asisten satu Bireuen Mursyid SP mengatakan, saya ucapakan selamat datang kepada narasumber dan peserta acara seminar Tuberklosis atau TB yang bahwa indonesia menempatkan posisi ke 2 pada TB di dunia, penyakit ini merupakan penyakit lama yg menyerang infonesia, namun pada tanggal 24 maret Dokter Robert menemukan obat TB maka hari ini dijadikan hari TB sedunia,"terangnya.
Tambahnya lagi, kita harus waspadai ancaman penyakit TB, di Kabupaten Bireuen di tahun 2017 ini ada 585 penderita TB positif baru, terdapat kasus TB kebal obat 7 penderita, maka dengan acara yang diselenggarakan ini menjadi informasi terkini terkait isu terhadap TB supaya dikabupaten Bireuen dapat dihentikan, kami harapkan komitmen kepada semua pihak supaya dapat ditangani," tutupnya. (faZ)
