Enam Mahasiswa Umuslim Kembali dari Thailand

BIREUEN - Sebanyak enam mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan dari tujuh mahasiswa yang beberapa bulan lalu berangkat ke Thailand, untuk mengikuti program praktek lapangan kuliah kerja nyata di tiga propinsi Thailand Selatan, telah kembali setelah menyelesaikan pengabdiannya selama 5 bulan, sedangkan satu orang lagi telah kembali dua bulan lalu, karena  orang tuanya meninggal.

Kepulangan enam mahasiswa tersebut disambut  Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi beserta beberapa dosen dalam satu acara yang berlangsung di Ruang rapat Ampon Chiek Peusangan Kampus Umuslim Sabtu, (25/3), sore.

Pada kesempatan tersebut   Dr.H.Amiruddin Idris,Se.,MSi mengucapkan terimaksih atas pengabdian yang dilakukannya, yang menurut penilaian tim, selama lima bulan mereka melakukan pengabdian, menjadi guru mengajar berbagai ilmu termasuk budaya dan adat istiadat di sejumlah lembaga pendidikan dan pesantren yang ada di 3 provinsi di Thailand Selatan, mereka  telah membawa nama baik kampus dan daerah, menjalankan amanah dengan sukses.

Sehingga pihak dari Thailand telah meminta Umuslim untuk mengirimkan kembali mahasiswa  untuk tahap kedua yang akan dimulai bulan Mei mendatang.

Menurut  Rektor Umuslim yang didampinggi Direktur Hubungan Internasional Umuslim Drs.Nurdin Abdurahman,MSi, misi pengiriman mahasiswa Umuslim ke Thailand dalam rangka mengikuti salah satu program yang dilaksanakan Kemenristek Dikti melalui Kopertis wilayah XIII, untuk meningkatkan kerjasama Internasional perguruan Tinggi di Indonesia dengan beberapa lembaga pendidikan yang ada di Thailand, Syukur Alhamdulillah tahap awal ini, mahasiswa kita telah sukses membawa misi pendidikan ini dan sudah kembali dan akan mengikuti perkuliahan di kampus umuslim seperti biasa urai H.Amiruddin Idris.

Dalam pertemuan penyambutan tersebut para mahasiswa yang baru pulang dari negeri gajah tersebut, turut menceritakan berbagai suka dan duka selama mereka tinggal di berbagai pesantren dan sekolah di Thailan Selatan, Saat mereka menceritakan hal tersebut hampir rata-rata meneteskan air mata, karena terbawa kesedihan baik tentang duka maupun suka terhadap masyarakat di Thaialnd, khususnya warga muslim, yang katanya sungguh sangat baik memperlakukan mereka, (Rls).

Tag : NEWS
Back To Top