KIP Bupati Aceh Besar Tetapkan Calon Gubernur Terpilih

Banda Aceh | -  Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Besar akhirnya melakukan penetapan calon bupati dan wakil bupati Aceh Besar pasangan nomor urut satu Mawardi Ali dan Tgk. H. Husaini A . Wahab berlangsung di Amel Convention Hall Banda Aceh, Kamis (16/3/2017).

Pasangan Putih Mawardi Ali didampingi oleh wakilnya Tgk. H. Husaini A . Wahab didepan para undangan dan penyelenggaraan pilkada Aceh 2017 mengatakan bahwa, kemenangan ini berkat rahmat dan karunia dari Allah SWT, tentu penetapan bupati dan wakil Bupati Aceh Besar Periode 2017,-2022 adalah merupakan kemenangan bagi rakyat Aceh Besar, oleh karenanya kami pasangan yang terpilih ini menghimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Besar, bahwa mulai hari ini tidak lagi nomor satu dan nomor dua, tidak ada lagi merah maupun putih, yang ada adalah merah putih di Aceh Besar. 

Kami ingin mengajak kepada seluruh masyarakat Aceh Besar, marilah kita bersatu padu karena ini bukan kemenangan kelompok, bukan kemenangan satu dua partai, bukan kemenangan putih tapi ini adalah kemenangan Aceh Besar secara keseluruhan, untuk itu saya dan Waled Husaini mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara Pilkada, KIP, Panwaslih Aceh Besar serta seluruh pihak yang telah bekerja bersungguh-sungguh mensukseskan Pilkada Tahun 2017,"Ajak Mawardi.

Pada kesempatan ini pula kami mengucapkan terima kasih kepada pasangan calon bupati nomor urut dua Saifuddin Yahya alias Pak Cek dan Juanda yang telah menjadi kompetitor yang cukup bersahaja dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di Aceh Besar dan terbukti pada pelaksanaan pilkada tidak ada pengaduan dan catatan untuk penggugatan di Mahkamah Konstitusi, artinya beliau berdua adalah betul -betul tokoh Aceh Besar yang tujuannya juga ingin memajukan Aceh Besar, oleh karenanya kami berharap kepada tim satu dan tim dua mari kita bersatu kembali untuk membangun Aceh Besar yang kita Cintai.

kami berharap kepada tim partai pendukung yang pada hari ini kita sudah sukses menjadi pemenang, namun ini bukan berarti perjuangan kita sudah selesai tetapi kedepan jauh lebih penting bupati di Aceh Besar dan di Indonesia karena itulah yang menjadi tujuan dari perjuangan kita, hari ini layar mari kita buka sama-sama untuk menghadapi badai dan ombak samudra secara bersama -sama, Mawardi dan Waled akan dibawah kehendak masyarakat Aceh Besar, kita tuju pelabuhan yaitu Aceh Besar yang maju, sejahtera, bermartabat dalam syariat Agama Allah. (AR)

Tag : NEWS
Back To Top