Raja Salman Dan Tari Pendet

Oleh : Muhammad Ichsan..S.Pd

Mengenai makna tari pendet, tari ini menceritakan tentang dewi-dewi yang turun kahyangan ke bumi.Para penari pendet yang merupakan para putri ini berdandan layaknya para penari upacara keagamaan, busana yang dikenal adalah pakaian upacara masig-masing penari membawakan perlengkapan sesaji persembahyangan seperti Sangkuh (wadah air suci), kendi, cawan dll.

Selain itu Tari Pendet sendiri merupakan sebuah pernyataan yang di tuangkan dalam bentuk kesenian tari. Tari ini menajadi semakin populer karena kesenian ini sangat mudah di tarikan oleh semua orang dan tidak perlu dengan latihan yang intensif.

Sejarah Tari Pendet

Menurut sejarah tarian ini dulunya diciptakan oleh seorang Maestro yang berasal dari bali yaitu I Wayan Rindi pada Tahun 1967. Dahulunya tari pendet merupakan tarian yang bersifat sakral dan hanya di pentaskan di Pura pada saat ada ritual keagamaan tertentu. Oleh I Wayan Rindi seni tari ini di ubah menjadi kesenian yang dapat dipentaskan tidak hanya pada setiap ritual keagamaan.

Tarian ini dibawakan oleh beberapa orang remaja putri yang dalam menarikannya membawa mangkuk dari perak dimana di dalamnya diisi penuh dengan Bunga. Pada akhir pementasan, bunga yang berada di dalam mangkuk perak itu nantinya akan di taburkan oleh para penari kepada para penonton sebagai ucapan selamat datang. Oleh karena itu Tari Pendet sering disebut sebagai tari penyambutan.

Raja Salman Menikmati Tari Pendet

Rombongan Raja Salman tiba di Bali untuk berlibur sejak Sabtu (4/3) kemarin. Raja Salman kemudian disambut tari Pendet, tari penyambutan khas Bali yang ditampilkan 50 anak-anak diiringi penabuh gamelan khas Pulau Dewata.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, saat turun dari pesawat terlihat pandangan mata sang raja tertuju pada gerakan Tari Pendet oleh 50 anak-anak dari Sanggar Sawitri Denpasar itu.

Semua penari itu adalah murid-murid SD.

"Mulai di tangga pesawat, pandangan beliau sudah tertuju ke Tari Pendet. Kelihatannya beliau terkagum dengan penampilan anak-anak dengan Tari Pendet itu,"  Biasanya Pengunjung Wisatawan di bali menikmati Tari Pendet adalah kumpulan wanita wanita muda Bali yang berjejer rapi diatas panggung namun sayang untuk tamu negara itu tidak bisa dipertontonkan apalagi dari "Arab".  Kata Jhon Shawn, Wisatawan Selandia Baru, mengeluarkan kata candaan.

Eksotis Tarian yang memperpanjang Liburan

Kami telah menerima surat tembusan dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta melalui Kementerian Luar Negeri RI. Dalam surat Kedubes Arab Saudi itu disebutkan bahwa Raja Salman berkeinginan untuk memperpanjang masa liburannya di Bali sampai 12 Maret 2017," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Ajun Komisaris Besar Hengky Widjaja di Denpasar, Bali, Selasa (7/3) pagi.

Pihak Kedubes, lanjut Hengky, menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementerian Luar Negeri RI.

Dengan perpanjangan masa liburan tersebut sehingga Raja Salman yang dikenal juga "Pelayan Dua Kota Suci" itu akan menghabiskan delapan hari liburan di Bali.Keberadaannya di Indonesia juga termasuk yang terlama atau selama 12 hari sejak tiba di Jakarta pada 1 Maret 2017 dalam kunjungan kenegaraan.

Selama di Bali tidak banyak diketahui agenda wisata Sang Raja karena merupakan kegiatan pribadi keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Tag : NEWS
Back To Top