RADARACEH.COM Aceh Timur- Kabar kerusuhan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Idi, yang terjadi beberapa waktu lalu belum begitu sirna dimata masyarakat, kali ini Dua tahanan perjara Idi kembali dikabarkan kabur dari Rutan Aceh Timur tersebut, kejadian diperkirakan sekitar pukul 00,15 wib. Sabtu 06 Mei 2017.
Kedua tahanan tersebut diketahui bernama Sarmin (27) warga Desa Sunti, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur terjerat kasus narboba dengan masa hukuman Lima tahun penjara dirinya kabur bersama temannya Anto (38) warga Dusun Alue Drien, Desa Jamboe Bale, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur yang juga tersandung kasus narkoba dengan masa kurungan Enam tahun penjara.
Informasi yang berhasil dihimpun Radaraceh.com, kedua tahanan tersebut kabur ketika sedang bertugas mengisi air kedalam bak kamar mandi disel kamar Tiga dan kamar Empat, namun karena dikamar 14 juga tidak ada air salah satu tahanan yang menghuni kamar tersebut berteriak agar petugas juga mengisi air kamar sel mereka, karena tidak ada yang menyahutin, akhirnya Amrizal salah satu tahanan yang juga bertugas mengisi air mengecek Sarmin yang tadinya sedang berada dikamar Tiga, setelah dicek ternyata Sarmin dan Anto sudah tidak berada dikamar tersebut.
Dugaan sementara Dua tahanan tersebut kabur setelah loncat tembok Rutan dengan menggunakan kain sarung dengan cara menaiki tembok sel kamar 17, yang akhirnya kabur melalui belakang area Rutan yang dipenuhi dengan hutan.
Sementara Irdiansyah Rana, Kepala Rutan Idi saat dikomfirmasi Radaraceh.com membenarkan adanya Dua tahanan yang kabur dengan cara meloncat tembok belakang, dan saat ini pihanya sedang upaya pengejaran Dua tahanan yang kabur tersebut.
"Ia bang tadi malam loncat tembok belakang, tapi kita sudah berusaha mendekati pihak keluarga untuk menyuruh yang bersangkutan menyerahkan diri" Ungkap Irdiansyah melalui selularnya.
Diduga hingga saat ini kedua tahanan yang kabur tersebut belum berhasil ditangkap oleh pihak Rutan Idi, Aceh Timur,(Basri).
Tag :
NEWS
