RADAR ACEH | Bireuen- Si jago Merah mengamuk di desa Geulanggang Teungoh, kecamatan Kota Juang, Senin:15/5/2017) sekira pukul 16.15 Wib sore.
Peristiwa naas itu mengakibatkan sejumlah 17 unit rumah warga rata dengan tanah dan dua lainnya hanya terserempet si jago merah.
Menurut informasi yang diperoleh Radar Aceh, sejumlah rumah sewaan yang terbakar tersebut diduga sumber apinya berasal dari salah satu rumah warga yang berkontruksi kayu itu.
Selanjutnya, 17 rumah yang terbakar tersebut adalah rumah Syahrial (45) dengan tanggungan 4 orang, selanjutnya rumah M Thaib (60), Lailatul Kadar (35), Suwarni (60), rumah milik M .Karim (62), dengan jumlah tanggungan 3 jiwa.
Katanya, Mobil Damkar (Pemadam Kebakaran) milik Pemkab Bireuen, saat tiba di lokasi kebakaran tak bisa berbuat banyak, hanya memadamkan api sisa sisa puing bangunan yang telah menjadi arang.
Sementara itu, rumah yang dihuni Rahmat (40) Syafrizal Hasyek (48), Harnot (45), Mursyidah (49), Kamariah (55), Khadijah Djusuf (65) dan Hamdan (45), ikut terbakar.
Serta rumah Saibar Ismail (47), Haidar Ismail (48), Murdani AR (53), M.Daud (55), sedangkan dua lagi rumah Sofyan Ismail (58) dan Muhammad Yatim (29) juga terkena imbas terbakar bagian terasnya saja.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen Drs Murdani menyebutkan, "data yang diperoleh, 17 unit rumah hangus, 2 terkena imbas, dari 19 KK atau 85 jiwa yang dihuni di deretan rumah yang rata-rata sewaan tersebut.
Lanjutnya, ia juga telah memerintahkan Kabid dan Tagana bekerja sama dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen agar menyiapkan tenda darurat dan dapur umum di meunasah desa setempat malam ini untuk antisipasi masa panik, tegas Murdani. [ SR ]
