Tim Aceh Hebat Selesaikan Pembangunan Rumah Anak Yatim

ACEH UTARA - Tim Aceh Hebat Krueng Mane Kec. Muara Batu Kabupaten Aceh Utara selesaikan Pembangunan Rumah Untuk Anak Yatim, Jum,at (19/05).

Rumah bantuan yang diperuntukkan untuk anak yatim bantuan dari Gubernur Aceh terpilih DRH.Irwandi Yusuf, M.Sc yang dibangun dengan dana hibah pribadinya yang membangun sekitar 100 unit rumah diseluruh kabupaten kota yang ada di Aceh sudah hampir rampung semua, diantaranya rumah Nek Ramlah (65) di Desa Keude Mane Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara yang dibangun dengan dana Rp 25 juta.

Nek Ramlah merupakan salah warga miskin Gampong Keude Mane Kecamatan Muara Batu, yang hidup serba kekurangan bersama dua cicitnya.

Nek Ramlah, saat dijumpai wartawan Radaraceh mengatakan sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur terpili Irwandi yang telah memberikan Bantuan Rumah kepada saya dan cicit saya,"ungkapnya.

Alhamdulillah, Teurimong geunaseh beurayek that buat pak Irwandi, yang ka neubi bantuan rumoh keu kamoe nyoe, kamoe hana pat meubalah, hanya Allah yang sanggop geubalah keubaikan droeneuh pak. Harapan lon pak, menyoe na kemudahan ukeu, beuneubri modal usaha, mangat jeut lon peuseuleusoe sikula cuco lon nyoe,"ucapnya dalam bahasa Aceh, (Alhamdulillah,, Terima kasih yang sebesar besarnya buat pak Irwandi, yang telah memberikan Bantuan Rumah untuk kami ini, kami tidak dapat membalas, hanya Allah yang sanggop membalas kebaikan bapak. Harapan saya pak, kalau ada kemudahan kedepan, tolong berikan saya modal usaha, agar bisa menyelesaikan sekolah cucu saya ini,"keluh Nek Ramlah lagi. 

Wanita yang berperawakan tegar ini sudah puluhan tahun hidup menjanda ditambah lagi dengan beban yang harus menjaga cicitnya yang ditinggalkan sang anaknya yang pergi merantau ke Malaysia.

Sedangkan untuk menopang hidup bersama cucu-cucunya, Nek Ramlah bekerja tak menentu, terkadang bersihkan halaman rumah orang yang di suruh padanya.

Koordinator Aceh Hebat pembangunan rumah Nek Ramlah, Sabri Ismail, ST mengatakan, pembangunan rumah Nek Ramlah ini memakan waktu lebih kurang selama 25 hari, dana yang kita gunakan adalah dana dari Teungku Agam (red: Irwandi Yusuf) sekitar Rp 25 juta, namun untuk beberapa juta kekurangan ada juga menggunakan dana pribadi, namun itu tidak jadi masalah agar pembangunan ini selesai dengan sempurna,"ungkapnya.

Mantan Respentatif GAM untuk Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe ini melanjutkan, pembangunan ini dilakukan secara swakelola dengan dibantu oleh beberapa masyarakat yang merupakan timses Irwandi dari Desa setempat.

Kami berharap, untuk kedepan program ini terus berlanjut karena masih banyak masyarakat Aceh yang hidup dirumah rumah yang tidak layak huni. Sabri juga menyinggung masalah modal usaha untuk Janda Korban konflik dan lainnya agar juga bisa berjalan kembali seperti yang pernah kita lakukan dulu,"sebutnya.

Ya, kita harapkan juga bantuan modal usaha untuk Janda Korban Konflik dan lainnya agar berjalan kembali, karena program itu sangat menyentuh. Sifat programnya jangan dalam bentuk Uang cash yang kita kasih, melainkan langsung dalam bentuk barang," tutupnya (FA).

Tag : NEWS
Back To Top