RADAR ACEH| Bireuen- Kapolres Bireuen AKBP. Riza Yulianto, SE, SH memimpin apel gelar pasukan Ops Ramadniya Rencong 2017 di halaman Mapolres Bireuen, Senin: (19/6/2017).
Pantauan awak media ini, Ops Ramadniya Rencong 2017 dimulai sekira pukul 08.00 WIB yang di ikuti ratusan personel gabungan dari berbagai satuan dan ormas di wilayah Kabupaten Bireuen.
Juga dihadiri Bupati Bireuen, H Ruslan M Daud, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Arm Adekson, Ketua KIP Bireuen ,Muchtaruddin, SH, MM, Wakil DPRK M Arif, Dansub Denpom Lettu SPM Muliadi, Kepala Jasa Raharja, Kadis Perhubungan Mulyadi, SE, MM,
Selain itu Perwakilan PMI, Ketua 1 Rapi Bireuen, Azhari MY JZ01 FLU, Para Kasat, Kapolsek turut hadir bersama tamu lainnya.
Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto, SE, SH, mengatakan, "apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan Polri dalam melakukan pengamanan Idul Fitri 1438 H,
"Untuk tahun ini ada empat pos pengaman yang tersebar di 4 titik wilayah, untuk wilayah barat ada pos pengamanan di Samalanga, wilayah timur ada pos pengamanan di Desa Rancong Kecamatan kutablang jalur alternatif satu, pos dijalur artenatif ke dua ada di simpang Pante Lhong kecamatan Peusangan dan ditambah pos pelayanan bagi pemudik ada kota Bireuen yaitu di depan Bank Aceh bekas terminal BE
"Selain itu juga sebagai sarana konsolidasi dan pengecekan personel dan sarana prasarana, antara lain karena kurang disiplinnya pengendara dalam mematuhi aturan berlalu lintas, masih adanya pemudik yang tidak memperhatikan kelaikan kendaraannya, adanya kerusakan jalan dilintas jalur artenatif, kurangnya fasilitas atau sarana prasarana jalan pada jalur yang dilalui pemudik, maupun akibat pengaruh perubahan cuaca yang ekstrim, katanya
Lanjutnya, "mencermati berbagai faktor tersebut, kita berkewajiban untuk melakukan langkah antisipatif melalui tindakan preemptif, preventif, penegakan hukum, kuratif dan rehabilitasi serta didukung dengan kerjasama sinergis dan pemberdayaan unsur terkait maupun mitra kamtibmas lainnya guna meminimalisir terjadinya kecelakaan lalulintas".
Selanjutnya, potensi kerawanan maupun gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi pada perayaan lebaran tahun 2017 ini, antara lain curat, curas dan curanmor, balap liar dan kebut – kebutan, penyalahgunaan narkoba, miras, petasan, terorisme, sabotase, serta bencana alam dan kebakaran.
Menyikapi kondisi tersebut, dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bireuen dalam perayaan lebaran 2017, Polri beserta seluruh jajaran kewilayahan didukung instansi terkait dan Mitra Kamtibmas telah berupaya mempersiapkan operasi kepolisian "RAMADNIYA- 2017" secara optimal.
Ops Ramadniya Rencong 2017 akan melibatkan sebanyak 273 personel, di samping itu juga akan melibatkan stakeholder, seperti TNI dan Pemda.
Setelah Apel gelar Ops Ramadniya Rencong 2017 selesai, dilanjutkan dengan pelepasan Brimob BKO dari Sumatra Utara ke Langsa untuk mengikuti pelapasan pemulangan oleh Kapolda besok pagi di halaman Polres Kota Langsa. Tutup, AKBP Riza Yulianto, SE, SH.(Fau) [red- SR]
