RADAR ACEH | Pidie- Pengamat pembangunan Kabupaten Pidie Fauzal, SH menyayangkan kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang (PR), lantaran menemukan proyek dikerjakan asal jadi dan merugikan masyarakat selaku penerima manfaat.
Fauzal, SH menyebutkan, proyek-proyek yang menjadi bahan temuannya dengan teman-teman di DPRK dari Tim Pansus III tersebut terdiri dari proyek jembatan dan talud.
"Seperti yang berada di Gampong Pasie Lhoek, Kembang Tanjong proyek baru dikerjakan pada tahun 2016 yang menggunakan anggaran APBK dengan total anggaran mencapai milyaran namun kualitas fisik nya rapuh, bahkan ada jembatan yang sudah hancur," katanya saat di lokasi peninjauan, Senin (12/06/2017)
Atas temuan proyek asal-asalan tersebut, pihaknya meminta aparat kepolisian menelusuri bangunan-bangunan berkualitas buruk tersebut, karena itu proyek talud yang sering masyarakat lewati , seperti jembatan yang merupakan kebutuhan penting. (FH01)
