RADAR ACEH | Pidie– Perusahaan PT Samana Citra Agung (SCA) membagikan dana kerahiman kepada 740 KK warga Gampong Cot, bertempat di meunasah Cot lingkungan kantor Keuchik Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie, Sabtu: 3/6/2017.
Dana tersebut merupakan bentuk kemitraan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar perusahaan yang akan membangun pabrik semen, pembagian dana ini dilakukan melalui kuasa hukum perusahaan LSM YARA (Yayasan Advokat Rakyat Aceh) yang di ketuai langsung oleh Safaruddin. Setiap Kepala Keluarga menerima dana bantuan sebesar Rp. 1,5 Juta. Dana yang di bagikan ini bukan dana ganti rugi lahan masyarakat, melainkan dana bantuan dari perusahaan.
Rahimah salah satu penerima dana tersebut sangat berterimakasih atas pembagian dana ini, "saya sangat senang apa lagi dua hari lagi lebaran, dengan adanya dana kerahiman ini sangat membantu kami warga di Gampong Cot". Imbuhnya
Hal senada juga disampaikan Samsudin yang berprofesi sebagai nelayan di gampong Cot juga sangat senang dengan adanya dana ini sejumlah 1,5 juta. "Saya dari kemarin sudah menunggu dana ini karena kami sangat membutuhkannya," ujarnya
Dana ini di bagikan kepada seluruh kepala keluarga di gampong Cot, pembagian dana ini di mulai dari jam 9 pagi sampai selesai karena banyak masyarakat yang terlambat mendapatkan informasi pembagian dana ini dan bagi masyarakat yang belum mengambil hari ini dapat menghubungi kami besok nya," kata Safar
Dua hari sebelum pembagian dana ini , perusahaan telah menyurati Keuchik gampong Cot agar menginformasikan pembagian dana kerahiman ini kepada warga gampong Cot. Kami juga telah menyurati pemerintahan gampong Cot agar memberitahukan kepada warga gampong Cot yang merasa lahannya terkena dalam areal pembangunan pabrik semen agar dapat segera melapor kepada perusahaan PT. SCA melaui pengacara perusahaan dengan membawa dokumen pendukungnya.
Hal ini disampaikan agar masyarakat sekitar pabrik tidak kehilangan hak nya. "kami menunggu keberatan tersebut selama 60 hari kedepan, dan jika melewati tanggal tersebut tidak ada keberatan maka kami menganggap bahwa tidak ada permasalahan terkait pembangunan pabrik semen tersebut dengan masyarakat " tutup Safaruddin (FH01)
[red- SR]
