RADAR ACEH |Pidie- Pemerhati Pembangunan di Kabupaten Pidie Tgk. Musliadi, SH unjuk Bicara pada media Radar Aceh terkait Terminal Terpadu Kota Sigli yang dibangun pada 2006 lalu, sekarang sudah terlihat kumuh dan tidak terawat, hampir sebagian besar bangunan nya sudah rapuh akibat tidak ada pemeliharaan dari dinas terkait.
Musliadi mengatakan "sangat di sayangkan tentang kondisi terminal terpadu saat ini, saya melihat langsung kondisi terkini di lokasi terminal terpadu Kabupaten Pidie, Senin(5/6/2017)
"Ini merupakan aset daerah yg perlu di rawat dan juga dapat menambah Penghasilan Asli Daerah (PAD). Bila dibiarkan tidak di rawat bangunannya akan banyak menimbulkan efek yang tidak kita inginkan dan jangan sampai memakan korban barulah pemerintah Aceh khusus Pemkab Pidie memperbaikinya, karena dilihat kondisi saat ini bangunan terminal sudah sangat tidak layak lagi, banyak sisi bangunan yang sudah retak dan plafon sudah pada berjatuhan, imbuh Musliadi
Lanjutnya, "penumpang pun merasa tidak nyaman masuk Terminal Terpadu Sigli
karena melihat atap plafon nya saja sudah banyak yang keropos dan berlubang, ditakutkan jatuh tertimpa pengunjung terminal", ungkap Musliadi yang juga juru bicara YARA Perwakilan Pidie itu.
(FH01) [red-SR]
