Banda Aceh - Aliansi Lintas Sejarah Aceh (ALIS Aceh) mengucapkan Selamat atas Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Irwandi Yusuf Dan Nova Iriansyah Sebagai pemegang Komando tertinggi Aceh untuk masa 2017-2022, demikian disampaikan Tuanku Warul Waliddin, Ketua ALIS Aceh.
Tuanku Warul Waliddin yang didampingi Sekjen ALIS Aceh Muhammad Riski Nyakwang berharap kepemimpinan Irwandi-Nova mampu memberikan Warna Baru bagi kemajuan Aceh kedepan yang memprioritaskan pembangunan Sumber daya Manusia disamping mengutamakan Pembangunan Infrastruktur dan Melayani Masyarakat, Rabu (05/07).
Menurut Beliau Aceh hari ini butuh Pemimpin yang bukan sekedar memikirkan Proyek-proyek pembangunan fisik semata, kemajuan Aceh juga harus bisa diukur dari kemajuan Manusianya, seiring berkembangnya peradaban dan SDM yang tangguh maka akan sendirinya melahirkan generasi ACEH kedepan yang tangguh dan juga memahami jati dirinya sebagai seorang Aceh.
Kesiapan Irwandi-Nova yang menyusun Tim Khusus RPJM sebelum dilantik resmi untuk mencuri Start agar segera bisa bekerja Efektif dan efisien kami rasa sangat strategis, mengingat kedua Mereka adalah para Akademisi Kampus yang sudah sangat mengenal para intelektual muda dan senior yang pantas dilibatkan dalam memikirkan pembangunan Aceh dimasa yang akan datang adalah merupakan sebuah terobosan yang harus kita dukung,"ujar Tuanku Warul Waliddin.
Lanjutnya, menghidupkan kembali tradisi dan budaya yang telah diletakkan oleh para Sultan dan Ulama Aceh dahulu ditengah-tengah masyarakat guna membangun generasi yang tangguh beriman dan bertaqwa adalah hal penting yang harus dilakukan kembali, seperti budaya mengaji ba'da maghrib dan mengikuti pengajian para Tengku-tengku disekitar kampung baik di dayah maupun balee atau meunasah adalah kearifan yang harus dihidupkan kembali di tengah-tengah masyarakat Aceh. Jangan biarkan tradisi ini hilang ditelan zaman, Pesan Sekjen ALIS M. Riski Nyakwang.
Terakhir Sekjen ALIS Aceh Muhammad Riski Nyakwang mengatakan akan siap mengawal jalannya pemerintahan Irwandi-Nova untuk 5 tahun kedepan. Berbagai kritikan dan masukan akan selalu kami sampaikan apabila dianggap sudah perlu kami lakukan. Kami tidak lagi berharap seperti yang sudah-sudah, keharmonisan Antara Gubernur dan Wakilnya tidak tuntas hingga akhir periode.
Membangun Aceh harus dengan Nawaytu dan 'itikad yang baik. Program Beasiswa sebanyak-banyaknya ke Luar Negeri harus digemborkan kembali, terutama Negeri-negeri besar yang dahulu pernah punya hubungan Kuat dengan Aceh seperti Turki, Maroko, Mesir, Yaman dan sebagainya. Sehingga generasi Aceh Kedepan betul-betul generasi Aceh yang kenal Identitas dirinya sebagai Anak Aceh yang disegani Dunia. "Selamat Bertugas Kapten,"tutup Ketua dan Sekjen ALIS Aceh,(AR,01)
