RADAR ACEH | Pidie - Pelantikan pengambilan sumpah jabatan Bupati Pidie terpilih, Roni Ahmad yang akrap disapa (Abusyik) dan wakilnya Fadhullah yang di lantik pada hari ini oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, pada pelantikan tersebut tidak tampak mantan Bupati Pidie Sarjani Abdullah, prosesi berlangsung di Gedung DPRK Pidie, Senin: 17/07/2017
Amatan Radar Aceh dilokasi pelantikan saat acara dimulai, mantan Bupati Sarjani-Iriawan tidak terlihat di ruang sidang, dikarenakan kuat dugaan Sarjani tak akan menyerahkan memori jabatannya pada Bupati terpilih periode 2017-2022 yang tidak lain adalah Abusyik.
Padahal, salah satu agenda dari serangkaian tahapan pelantikan tersebut adalah penyerahan memori jabatan dari Sarjani Abdullah-M Iriawan kepada Roni ahmad-Fadhlullah.
Sikap ini memang sejalan dengan kebijakan Partai Aceh yang memboikot pelantikan itu dengan alasan karena mereka sedang mengajukan gugatan atas keabsahan ijazah Abusyik ke Pengadilan Negeri Pidie.
Selain itu 23 anggota Partai Aceh di DPRK Pidie, 4 anggota DPRK dari Gerindra juga tak terlihat dalam paripurna tersebut.
Total, hanya sebanyak 12 anggota DPRK, termasuk pimpinan sidang, yang menghadiri paripurna.
Namun, hal ini tak mempengaruhi jalannya acara karena paripurna istimewa ini hanyalah bersifat menjalankan keputusan, bukan untuk mengambil keputusan yang lazimnya memerlukan syarat kuorum.(FH01)
[Editor: SR]
Tag :
NEWS
