Panen Padi Serentak Varietas IPB-3S Tahun 2017 Kabupaten Bireuen

RADAR ACEH | Bireuen- Panen padi dalam rangka mendukung Upsu Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) di Kabupaten Bireuen Tahun 2017, kerja sama Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Pertanian Bireuen, Kodim 0111 Bireuen serta Institut Pertanian Bogor diareal perkembangan industri benih padi varietas IPB-3S disentral produksi padi, Rabu (20/9/2017) di komplek balai benih Kecamatan Peudada.

Kadis Pertanian Bireuen Ir Alie Basyah SP dalam laporannya mengatakan, Bireuen merupakan gudang benih karena banyak penangkar.

"Kabupaten Bireuen merupakan gudang untuk benih, untuk Aceh hampir 60% benih dari Kabupaten Bireuen, kerja sama dinas pertanian Aceh untuk mengembangkan benih padi di Bireuen, "ujarnya

Kadis pertanian dan perkebunan Aceh Drs Hasanuddin Darjo, MM mengatakan hari ini akan melakukan panen besar Pajale  padi, jagung dan kedalai di Aceh yaitu Kabupaten Bireuen.

"Kami ucapakan terimakasih Bapak Bupati Bireuen yang berkenan derah ini ditanamnya padi unggul di Aceh. Bireuen padi dan kelapa maka akan jadi contoh bagi Kabupaten lain untuk meningkatkan produktifitasnya, yang dimana panen padi selalu menghasilkan sangat baik. Karena petani kabupaten Bireuen yang wawasan unggulan dalam memilih bibit. Petani juga sudah menggunakan alat pertanian modern tentunya, "sebut Darjo.

Selain itu Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc menyebutkan, hasil pengembangan padi tersebut menghasilkan padi tipe baru, bukan hanya varietas baru, tapi padi tipe baru. Padi jenis ini fotosintetis tinggi, bulirnya bisa mencapai 300 bulir. Umumnya padi varietas lainnya hanya 120-200 bulir.

"Penanaman padi tipe baru ini harus diperhatikan jarak tanam tidak boleh terlalu rendah. Harus menanggunakan syarat-syarat budi daya, syarat tanamnya. Walaupun tak dimaksudkan padi ini tahan wereng dan hama, namun ternyata cukup tahan juga. Produksinya bisa mencapai 10-11 ton per hektar. Dengan produktivitas rata-rata 8 ton per hektar," terangnya.

Sementara itu Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos mengatakan Bireuen sekarang menjadi lumbung padi nasional, dan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten bireuen.

"Saya minta juga kadis pertanian Bireun untuk terus melatih penyuluh untuk bidang pertanian, dan juga untuk selalu memberikan motivasi untuk petani untuk meningkatkan hasil gabah padi unggul, "jelasnya

Selanjutnya dilakukan Penyerahan secara simbolis benih padi IPB 3S dari Rektor IPB kepada Bupati Bireuen, dan juga dilakukan potong padi serentak.

Dalam acara tersebut hadir Rektor institut pertanian bogor prof Dr Ir Herry Duhardiyanto M.SI, Staf ahli kementrian pertanian bidang lingkungan Ir Mukhti Dardjono MSC, Kemenristek Dikti diwakili Direktur Inovasi Industri Santosa Yudo Wiraksono, Dandim 0111 Bireuen, Waka Polres Bireuen, Babinsa, Penyuluh, dan para Camat dalam Kabupaten Bireuen. (faZ)
Tag : NEWS
Back To Top