RADAR ACEH | Bireuen- Kecelakaan tunggal (Laka tunggal), satu unit Bus Mopen Cenderawasih yang membawa rombongan antar linto baro dari Jeunieb tujuan Lhokseumawe terbalik. Peristiwa naas itu terjadi di jalan Medan - Banda Aceh, kawasan simpang Alue Chung Desa Cot Puuk Kecamatan Peulimbang, Kamis: 12/10/2017 sekira pukul 09.45 Wib tadi siang.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya di media ini, diperoleh informasi 2 tewas dan 30 kritis, setelah didapatkan informasi lanjutan dari berbagai sumber terkait kecelakaan tersebut ternyata kronologis kejadian terjungkalnya bus Mopen Cenderawasih Nopol BL 7329 Z, saat itu sedang melaju kencang dari arah Banda Aceh- Medan menuju Lhokseumawe, sebelumnya bus tersebut menaikkan sejumlah penumpang rombongan antar linto asal desa Cot Geulumpang Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.
Namun naas, setibanya di desa Puuk Kecamatan Peulimbang Kabupaten yang sama, supir melihat ada 1 (satu) unit Mopen sejenis Bireuen Expres (BE) Cenderawasih dengan nomor dinding 067 lakukan rem mendadak dikarenakan ada orang terjatuh didepan mobil yang disupirinya itu. Sementara saat itu mobil korban berada tepat di belakangnya dan supir membanting stir ke arah kanan untuk mengelak mopen tersebut dan orang yang jatuh diatas badan jalan.
Lalu, pada saat itu juga supir bernama Heri Murizal (39) asal Desa Babah Krueng Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya, sempat membalas stir kemudi ke arah kiri, sehingga membuat mobil rombongan antar pengantin yang disupirinya terjungkal dan terbalik dengan posisi roda keatas tergeletak tepatnya dibadan jalan.
Akibat insiden maut tersebut, 1 (satu) orang korban meninggal dunia di TKP atas nama Muzakir (30), Kernet, beralamat di desa Babah Krueng Kecamatan Ule Gle Kabupaten Pidie Jaya dan jenazah almarhum sudah di ambil pihak keluarga untuk dikebumikan beberapa jam paska kejadian, sementara puluhan penumpang lainnya mengalami luka kritis, korban yang mengalami luka-luka diketahui, Najariah (22) warga Mesjid Ulim Baroh Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya, Intan Hurrahmah (18), warga Ule Rabo, Kecamatan Jeunieb Kabupaten Bireuen mengalami luka ringan, Safrizal (10), Irhop Timu, Samalanga dan Suraida (35), Irhop Timu Samalanga Kabupaten yang sama.
Kemudian, Suryani (50), warga Ule Rabo, Kecamatan Jeunieb, Zulkifli (50) Cot Glumpang Tunong, Salbiah (55), Nurbaiti (47), Rauzah (35), warga desa yang sama kecamatan Jeunieb.
Selanjutnya, Munawar (6), Zainab (40), Ule Rabo, Jeunieb, Wahyana (22), Cot Glumpang Tunong, Jeunieb, Zakaria (36), Cot Glumpang Tunong, Darlina, Mariamah, M. Ramadhan, Rohani, Mursidah (30), warga Cot Glumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb mengalami Kritis dan dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen dan Manawiyah juga kritis, dirujuk ke Rumah Sakit yang sama.
Sementara itu, tujuh orang korban luka lainnya belum diperoleh identitas juga sudah di rujuk ke RSUD dr. Fauziah Bireuen untuk dilakukan perawatan intensif. [SR]
Tag :
NEWS
