RADAR ACEH | Bireuen – Mutu pendidikan di Kabupaten Bireuen terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terbukti dari sejumlah prestasi yang telah diraih selama lima tahun terakhir ini, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Kini, Kabupaten Bireuen berhasil meraih sejumlah penghargaan di malam resepsi dan anugerah pendidikan dalam rangka Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-58 tahun 2017 di Gedung Amel Banda Aceh, Sabtu (30/9/2017) malam.
Penghargaan-penghargaan tersebut diantaranya, juara 1 Percepatan Program Literasi (untuk nasional peringkat 9), Juara 2 Pembinaan Kepala Sekolah, Juara Umum Marching Band SD se-Aceh dari SDN 21 Bireuen.
Berikutnya, Juara 1 SMA Inovatif dari SMAN 1 Bireuen, Juara 2 SMK Inovatif dari SMKN 1 Bireuen, Juara 1 Bunda Paud dari Bunda Paud Gampong Raya Tambo Kecamatan Peusangan dan beberapa prestasi lainnya yang diraih siswa dan guru dari Kabupaten Bireuen.
Penghargaan-penghargaan itu diserahkan Gubernur Aceh drh. Irwandi Yusuf, M.Sc kepada Wakil Bupati (Wabup) Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si bersama Kadisdikpora Bireuen Drs. Nasrul Yuliansyah, M.Pd dan sejumlah Kepala Sekolah.
Yang mengherankan, sejumlah prestasi yang telah dicapai dengan gemilang tersebut, bertolak belakang dengan pernyataan Wakil Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si, baru-baru ini.
Sebagaimana dimuat Harian Serambi Indonesia, Rabu (27/9/2017), dalam pertemuan dengan Majelis Pendidikan Daerah (MPD), komite pendidikan dari sejumlah SMP dan undangan lainnya di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Selasa (26/9/2017), Muzakkar menyampaikan, mutu pendidikan di Bireuen dalam dua tahun terakhir ini semakin menurun. Bila tidak diantisipasi segera dengan kebijakan yang mengarah kepada peningkatan mutu, maka dikhawatirkan mutu pendidikan Bireuen akan terus menurun.
Terkait hal itu, salah seorang guru di Kabupaten Bireuen yang namanya tak mau di publis, kepada Radar Aceh mengatakan" Padahal kenyataannya tidak demikian. Kalau Wabup Muzakkar mau jujur dan mengakui kemajuan yang telah dicapai, justru mutu pendidikan di Bireuen semakin meningkat dalam beberapa tahun belakangan ini.
Buktinya, malam itu Bireuen masih bisa menunjukkan prestasi yang membanggakan dan tidak kalah mutunya dengan kabupaten/kota lainnya di Aceh, dan Wabup Muzakkar sendiri yang menerima penghargaan tersebut. Ini sekaligus telah mementahkan statemennya sendiri yang tidak terbukti itu" kata guru tersebut.
Tambahnya, sekarang bukan lagi zamannya kampanye, tapi pemerintahan kita sudah masuk ke sistem, dimana sudah saatnya bekerja memikirkan kesejahteraan rakyat, khususnya kesejahteraan guru dan pendidikan kedepan, jangan malah menjelekkan pemerintah Kabupaten Bireuen sebelumnya dengan statemen politik palsu, sementara kenyataannya penghargaan yang diraih tersebut hasil kerja keras pemerintah sebelumnya" tutupnya. [SR]
Tag :
NEWS
