RADARACEH.COM | Aceh Tamiang - Kasiman Nur (67) Warga Kampung Tupah Dusun Impres Kecamatan Aceh Tamiang nasibnya sangat memprihatinkan, meski tinggal di wilayah yang berdekatan dengan kawasan Komplek perumahan. Jumat (13/10/17).
Namun ayah 7 orang anak ini terpaksa harus tinggal di rumah gubuk dengan kondisi lantai beralaskan tanah, sementara Atap terbuat dari atap rumbiah, jika hujan sudah pasti air memasuki rumah tersebut.
Kasiman Nur sudah menghuni rumah gubuk tersebut selama 37 tahun, kondisi ekonomi yang kian memburuk, membuat pria paruh bayah masih bertahan walau kondisi rumahnya sudah tidak layak dihuni.
"Saya bukan tidak mau memiliki rumah yang bagus, boro-boro untuk membangun rumah, untuk makan sehari-hari saja saya kesulitan," ujar Kasiman.
Kasiman Nur berharap agar ada perhatian dari Pemerintah dan Dprk Aceh Tamiang untuk membantu membangunkan rumahnya. "Kami butuh perhatian Pemerintah, karena kami tidak memiliki biaya untuk membangun rumah," tambahnya.
Informasi yang dihimpun RadarAceh.com Kasiman Nur tersebut berharap kepada Pemerintah Aceh Tamiang dan DPRK Aceh Tamiang dapat direalisasikan pembangunan rumah untuk kami. (Bambang Herman).
Tag :
NEWS
