RADARACEH.COM | BANDA ACEH - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Aceh Besar mengadakan pelantikan kepengurusan Amaliyah 2017-2018 dan Seminar Umum di Aula Tarbiyah UIN Ar-Ranirry Aceh. Minggu (05/11/2017).
Adapun acara pelantikan dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang dalam hal ini diwakili oleh Staf ahli bupati bidang pemerintahan,hukum, politik dan kesatuan bangsa. M.ali, S.Sos. M.Si, kemudian dihadiri juga Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Besar yaitu Drs. H. Adnan Pante Kulu. Ketum PD Aisyiah Aceh besar, dan juga dihadiri oleh Fokal IMM ACEH yg di wakili oleh Bapak Taufiq Riswan.
Pengurus PC IMM Aceh Besar dilantik oleh DPD IMM ACEH yg dalam hal ini diwakili oleh Kabid Organisasi DPD IMM Aceh yaitu Sudarliadi.
Adapun spirit tema yang menjadi fokus pergerakan PC IMM Aceh Besar dimasa yang akan datang adalah meneguhkan semangat fastabiqul khairat untuk Aceh Besar yang berkemajuan.
Harapan ketua umum PC IMM Aceh Besar yang baru dilantik adalah dengan semangat tersebut akan terbentuk kader-kader IMM yang selalu peka dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
"Sekarang bukan saatnya lagi mahasiswa main-main, duduk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Mahasiwa harus menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah dan bangsa, ungkapnya.
"IMM Aceh besar, IMM punya tripologi pergerakan yaitu Humanitas, Intelektualitas dan religiulitas. Ketiga poin tersebut harus ada didalam diri kader IMM supaya kader itu betul-betul menjadi kader persyarikatan, kader ummat dan kader bangsa," kata Rahmad Kurniady
DPD IMM ACEH dalam sambutannya yang diwakili oleh kabid organisasi mengatakan "bahwa IMM harus terus bergerak memberikan pencerahan-pencerahan bagi mahasiswa agar mahasiswa tidak hanya memikirkan nasib pribadinya tapi juga memikirkan bagaimana masyarakatnya nantik sejahtera," ujarnya.
"Melalui gerakan mahasiswa yg tergabung didalam IMM khususnya IMM ACEH BESAR harus mampu menjawab kegalauan-kegalauan yg menimpa mahasiswa sekararang ini, mahasiswa yg sibuk duduk nongkrong tanpa ada manfaat dg berIMM mahasiswa bisa sibuk beraktifas yg bermanfaat bagi dirinya sekarag dan juga akan datang," tambahnya.
PD Muhammadiyah Aceh besar Adnan Pantekulu mengatakan bahwa "sekarag saatnya mahasiswa aktif diberbagai lini, jngan hanya jadi mahasiswa yg asik ngampus tapi lupa pada masyarakat, IMM harus menunjukan bahwa kader-kadernya tidak hanya unggul d bidang akademik tapi juga dicintai masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang diwakili oleh Staf ahli bupati bidang pemerintahan,hukum, politik dan kesatuan bangsa M. Ali, S.Sos., M.Si menyatakan "mendukung penuh setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PC IMM Aceh Besar dan siap bekerjasama untuk membentuk Aceh Besar yang berkemajuan. Pihak pemerintah rindu akan gebrakan pemuda dan mahasiwa utk bersama-sama membangun daerah," kata M. Ali.
"Pemuda dan mahasiswa adalah harapan selanjutnya untuk kemajuan daerah, tanpa pemuda dan mahasiswa yang kreatif dan cerdas apalagi mempunyai tripologi seperti IMM yg merangkul semua aspek kehidupan," demikian tutupnya.
Acara tersebut diakhiri dengan seminar umum yang bertema Sistem Ideologi Khilafah dan Komunisme dalam Kacamata Islam Berkemajuan. Adapun yang menjadi pemateri seminar adalah Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim., M.A dan Dr. Taufik A Rahim., Ph.D yang dimoderatori oleh Kabid Hikmah PC IMM Aceh Besar yaitu IMMawan Muhammad Ikhsan Rizky Zulkarnain.
Materi ideologi merupakan suatu respon atas kegelisahan kader-kader IMM Aceh Besar dalam melihat pergolahan ideologi-politik di Indonesia saat ini dan mencoba mengkolaborasikan konsep Islam yang washathan dalam melihat konsep-konsep ideologi dari khilafah dan komunisme. Peserta yg hadir cukup antusias dalam mengikuti seminar dari dua pemateri tersebut, karena dua pemateri mempunyai gaya khas masing-masing. (Romy)
Laporan
Pewarta Radar : Ariandy.
Tag :
NEWS
