RADARACEH.COM | SAWANG -Terkait pemberitaan pernyataan saudara Rizza Mully di media radar aceh tentang Daerah Otonomi Baru (DOB) pada hari minggu (19/11), tokoh pemuda Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara angkat Bicara.
Hal ini disampaikan oleh Mujiburrahman yang merupakan tokoh pemuda sawang Kabupaten Aceh Utara kepada radar aceh disalah satu caffe di krueng mane, Senin (20/11).
Dia sangat menyesalkan pernyataan saudara Rizza Muly selaku ketua umum Pemuda Peduli Passe. Pernyataan Rizza muly yang meminta pertimbangan kepada pemerintah terkait DOB Aceh malaka karena mengatakan Sumber Daya Manusia (SDM) Masyarakat yang tergabung dalam DOB Aceh Malaka itu minim adalah keliru dan sangat menyakiti hati kami selaku Masyarakat, ungkap pria yang akrab di sapa Muji mehoba.
Pemuda asal Gampong Lagang ini juga mempertanyakan, kok Rizza Muly berani sekali mengeluarkan statement semacam itu, apakah dia tidak memikirkan atas luka hati kami yang menjadi korban hinaan darinya.
Apa bukti yang mendasar Rizza sehingga dia berani mengatakan bahwa Masyatakat DOB Aceh Malaka memiliki SDM yang minim, tanya alumni fakultas ekonomi manajemen Unsyiah ini.
Masih muji, Jujur saja kami sangat kecewa dengan sikap Rizza yang mengakau ketua umum Pemuda Peduli Pase itu, kami tidak terima itu. Kami minta kepada Rizza agar mencabut statemennya itu sebelum seluruh masyarat Aceh Malaka geram dan marah kepadanya.
Kalau ingin mengeluarkan statemen yang bersifat umum, sebaiknya cross cek dulu, jangan asal keluar dari mulut saja. Kalaupun ragu dengan SDM kami, kamipun siap mengikuti forum debat kalau memang ada rencana anda diadakan, tegas muji.
Sekarang yang perlu kita permasalahkan sebenarnya bukan masalah ini, namun banyak hal penting yang perlu kita lihat terutama masalah perkembangan SDA yang ada di wilayah barat aceh utara, jangan hanya mengatakan wialayah Aceh Malaka banyak SDM namun dari dulu sangat kurang kepedulian pemerintah, maka dengan inilah kami perlu kemandirian dari kabupaten induk Aceh utara," tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rizza Muly mengatakan beberapa wilayah yang tergabung dalam DOB Aceh Malaka memiliki SDA yang besar, namun jika ditinjau dari segi masyarakat yang notabene nya masih acuh terhadap arus pembangunan dan perkembangan wilayahnya sendiri.
Dia menyesalkan wacana pemekaran tersebut, karena menurutnya pemerintah aceh utara masih mampu bersinergi bersama masyarakat untuk membangun daerah. (FA)
