BNN Aceh Gelar Jumpa pers Usai Lantik BNNK Aceh Tamiang

Aceh Tamiang [] RADAR ACEH _ Kepala Badan Narkotika Aceh BRIGJEN POL H Faisal Abdul Nasir, MH mengelar jumpa pers di kantor BNNK Kabupaten Aceh Tamiang usai melantik AKBP Trisna Syafari Yandi, SE sebagai kepala BNNK Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 28 /12 /2017. 

Dalam kesempatan itu, Kepala BNN Aceh BRIGJEN POL H Faisal Abdul Nasir, MH  di dampingi AKBP Trisna Syafari Yandi, SE (BNNK Aceh Tamiang), AKBP Nafri (BNNK Langsa), AKBP Fachrurozi (BNNK Lhokseumawe), Nurdaidah (BNNK pidi), AKBP Werda Susetyo (BNNK Pidi Jaya) menyatakan perang terhadap Narkoba harus menjadi kerja nyata. 

" Aceh menjadi salah satu wilayah strategis dan terbuka bagi transaksi dan peredaran berbagai jenis narkoba, di karnakan wilayah perairan yang luas dan dekat dengan negara tetangga ". 

Dari data yang di peroleh pada 2005 jumlah penyalah guna narkotika berkisar 75 ribu jiwa dengan jumlah pervalensi 2,08 % dari jumlah penduduk, dimana aceh masuk peeingkat 12 di Indonesia,"Jelasnya. 

Untuk itu BNN akan terus berupaya menahan laju prevalensi penyalah guna Narkotika dengan program seimbang, memutuskan mata rantai pemasok narkoba mulai produsen sampai pengedar, dan menghentikan laju pengguna. 

Dari Januari-Desember 2017 pengungkapan kasus tertinggi dengan menyita barang bukti sebanyak, 212, 430 kg sabu, 8, 500 butir extasi, dan 10 ribu pil happy five, ini membuktikan aceh sebagai pintu masuk peredaran narkotika. 

Untuk selanjutnya BNN akan terus bersinergi dengan semua aspek yang ada di pemerintahan provinsi, kabupaten, kota, dan bahkan kami akan masuk kedesa desa. Untuk selalu memberikan informasi juga sosialisasi tentang bahaya narkoba. 

BRIGJEN POL H Faisal Abdul Nasir, MH pada akhir penjelasanya menegaska kepada semua anggotanya untuk memberikan tindakan tegas dan bila perlu tembak kepada pemasok dan pengedar narkoba, karna ini adalah pertarungan yang harus kita menangkan agar aceh bebas dari barang haram tersebut,"Tandas_nya [] zulfi
Tag : NEWS
Back To Top