Desa Lhok Mambang, 60 Rumah Warga Terendam Banjir dan Belasan Tambak Udang Jebol

RADAR ACEH | Bireuen- Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sedikitnya 58 rumah warga desa Lhok Mambang Kecamatan Gandapura terendam banjir, Sabtu: 02/12/2017

Jasaun AR  Keuchiek Gampong Lhok Mambang Kecamatan Gandapura kepada Radar Aceh mengatakan" sejak hujan beberapa hari lalu, dan kemarin hujan yang tiada henti, sekira pukul 02.00 wib dini hari debit air semakin tinggi, mengakibatkan warga kami di dusun Kaye Adang sejumlah 45 rumah dan di dusun Matang Jrat sedikitnya 15 rumah dan sekolah TK, dan lapangan bola kaki yang baru ditimbun oleh Dispora Bireuen dengan dana DAU 2017 pada bulan April lalu  juga ikut terendam banjir, bahkan lapangan bola kaki tersebut sudah seperti Tambak Ikan. Air setinggi lutut sekira 80 cm masuk kerumah-rumah warga" katanya yang didampingi Sabri, Sekdes desa setempat.

Lanjutnya, mengingat curah yang belum bisa di prediksi, maka kami mengambil keputusan dan memberi intruksi kepada warga yang rumahnya terendam banjir, untuk mengungsi ke Meunasah, karena kami sudah mendirikan tenda darurat atau dapur umum untuk warga terkena musibah banjir. Sampai saat ini belum ada musibah korban jiwa, tapi beberapa Tambak milik warga patah pematangnya sehingga udang dan bandeng dalam tambak ikut terbawa banjir, untuk sementara kerugian harta benda belum bisa dihitung" ujar Jasaun 

Lanjutnya, sampai saat ini belum ada  perhatian dari Muspika maupun dari Dinas terkait Pemkab Bireuen, mungkin sebentar lagi mereka akan mengunjungi, ya kami tunggu" ungkap Jasaun 


Sebagaimana diberitakan sebelumnya beberapa desa di wilayah Kecamatan Gandapura ikut terkepung banjir. Selain itu beberapa rumah warga tetangganya desa Lhok Mambang yaitu Desa Blang Keude Kecamatan setempat juga ikut terendam banjir.
 

Amatan Radar Aceh yang turun langsung ke lokasi langsung, terlihat sebagian warga sudah bersiap-siap mengamankan harta bendanya karena akan banjir susulan, dan beberapa KK lainnya ada yg sudah berkemas menuju lokasi pengungsian yang sudah disediakan oleh Pemerintah desa setempat. [SR]




Tag : NEWS
Back To Top