ACEH SELATAN - Sejumlah organisasi mahasiswa menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena abrasi di Gampong Kede Padang Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan , Rabu (28/3).
Organisasi mahasiswa yang ikut serta menyalurkan bantuan terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Syariah dan Hukum, Sema, Dema dan Hmps se-Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar - Raniry, Banda Aceh.
Geuchik Karzali mengatakan, rumah warga yang rusak dan tidak lagi berpondasi akibat abrasi selama banjir sebanyak 6 unit atau 6 KK dari 125 KK.
Sementara itu, kuburan masyarakat hilang sebanyak 16 serta kerugian materil lainnya, untuk saat ini seluruh korban masih menginap dirumah sanak saudara,"Sebutnya.
Ditempat yang sama Camat Kluet Utara, H. Zainal A mengatakan, untuk mencegah terjadinya abrasi yang semakin hari semakin luas dan dibutuhkan perhatian khusus dan respon cepat dari pemerintah Aceh.
"Salah satu caranya dengan membangun tanggul atau pasak bumi di pinggir sungai".
"Sungai yang mengalami abrasi sepanjang 700 meter dengan kedalaman 12 meter dan 1 jembatan gantung rusak yang berakibat terganggunya aktifitas masyarakat sekitarnya serta kekhawatiran akan terjadi abrasi secara tiba-tiba," Ujarnya.
Tambahnya, Ketua Umum HMI Komisariat Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Murshal Subhi mengatakan mahasiswa dalam hal ini tidak bisa berbuat lebih, bantuan yang kami berikan tidaklah seberapa. Semoga bantuan yang kami salurkan bisa bermanfaat bagi korban.
"Harapan kami kepada pemerintah Aceh agar segera turun langsung kelapangan untuk meninjau kondisi korban dan membantu membangun kembali rumah warga yang rusak dan segera Dinas terkait segera mengambil tindakkan untuk memperbaikinya". Hal ini diutarakan Usman Fauzi selaku Koordinator. (Sms)
Tag :
NEWS

