RADAR ACEH | Bireuen, Bulan suci Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, maghfirah (bulan ampunan) atau sering disebutkan bulan yang memiliki banyak kelebihan.
Namun disamping itu, hikmah bulan suci ramadhan juga dimaknai dengan bulan penuh kedamaian, kerena dalam bulan suci ini kita terjaga dari berbagai tindakan yang membuat kegaduhan di tengah masyarakat.
"Oleh karna itu ramadhan juga dikatakan sebagai syahrus salam (bulan kedamaian,) maka harus kita maknai dengan mempromosikan kedamaian dan keteduhan untuk ummat ," ungkap H Sayuti Yusuf Ketua Aksira Kabupaten Bireuen, Sabtu (26/5/2018).
Dikatakannya juga, dalam bulan suci ini bukan hanya sekedar menahan diri dari makanan atau minuman dan juga hal yang bisa membatalkan puasa, namun juga lebih itu ramadhan mengandung makna kedamaian dan kesejukan yang dapat kita ambil hilmahnya.
لَا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَو
إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf atau mengadakan perdamaian diantara manusia. [An-Nisâ/4:114]
Dari semua kelebihan dan hikmah
di bulan suci ramadhan ini, tentunya harus menjadi bahan untuk kita semua, agar bisa kita implementasikan di bulan-bulan yang lain. [Fau]
Tag :
NEWS

