Bireuen - Anggota DPRK Bireuen Yusriadi dari Fraksi PKS melakukan konferensi pers di rumah tokoh masyarakat Bireuen Bapak H Kamaruddin AR dalam rangka silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah pada hari Selasa (19/6/2018) Di Desa Geulanggang Teungoh.
Dalam acara silaturahmi tersebut Yusriadi mengkonfirmasi masalah pembangunan proyek pengadaan sarana dan prasarana tekhnologi pertanian tepat guna yang yang pekerjaannya dihentikan karena ada permasalahan dengan pembebasan tanah.
Kepada wartawan Yusriadi mengatakan, Proyek ini dikerjakan untuk memudahkan petani sawah setempat dalam mengangkut hasil panen padi berdasarkan permintaan perangkat desa di dusun setempat, "ujarnya.
Terkait isu penimbunan lahan sawah tanpa izin, kemudian Yusriadi menjelaskan, "ini hanya masalah komunikasi antara rekanan dan kadus setempat dan pemilik sawah yang belum tuntas sehingga terjadi mispersepsi, Alhamdulillah kini berkat Idul Fitri masalah ini sudah saling maaf-memaafkan, "tambahnya.
Terkait lanjutan pembangunan proyek tersebut yang kini sudah tertunda, kader PKS ini menjelaskan "Pembangunan akan dilanjutkan rekanan pada bulan depan setelah selesai panen padi mengingat bulan ini masih suasana lebaran, "Pungkas Yusriadi.
H Kamaruddin AR selaku pemilik tanah di hadapan wartawan mengatakan "Tanah saya tidak diserobot karena sudah saya berikan izin sebelum pembangunan jalan, dan tanah itu sudah saya hibahkan dengan panjang 90 meter dan lebar 2 meter, "paparnya.
"Timbul masalah ini hanya teknis lapangan yang belum selesai saat itu, dan Alhamdulillah kami sudah saling maaf-memaafkan, "terangnya.
Terkait lanjutan pembangunan proyek tersebut yang kini sudah tertunda, beliau menjelaskan, "Pembangunan akan dilanjutkan rekanan pada bulan depan setelah selesai panen padi mengingat bulan ini masih suasana lebaran, ungkap Kamaruddin.
Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri Keusyik Gampong Geulanggang Teungoh M Husin, Sekdes, Kadus dan juga masyarakat setempat. (faZ)
Tag :
NEWS

