Gayo Lues : Menjadi penerima beasiswa bidikmisi sungguh menguntungkan. Betapa tidak, penerima digratiskan dari semua biaya pendidikan selama kuliah dan mendapat uang jajan setiap bulan. Namun, untuk meraihnya tidak mudah. Sebab, selain harus memiliki sejumlah prestasi dan rapor bagus, harus berasal dari kalangan yang tidak mampu secara ekonomi.
Asrul Amin pemuda Gayo Lues sangat menyesalkan atas tidak sampainya tim survei kampus Universitas Samudera (UNSAM) langsa ke rumah warga yang di tuju
Orang tua calon mahasiswa penerima bidikmisi merasa tidak percaya dan terzolimi oleh pihak kampus karna anaknya sudah lewat SNMPTN serta verifikasi berkas dari sekolah, dan telah melalui wawancara di kampus UNSAM , tinggal terakhir survei lapangan oleh Tim Kampus UNSAM.
Tiba-Tiba anaknya menelepon bahwa dia tidak lulus mendapatkan beasiswa bidikmisi lantaran tidak layak menerima beasiswa bidikmisi berdasarkan survei lapangan dan silahkan bayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) Sedangkan tim survei tidak pernah sampai kemari dan kalo mereka sampai ke sini pasti ada berita dari tetangga dan paling tidak dari kepala desa setempat.
Beberapa orang tua putus asa menyuruh anaknya pulang saja mendengar kata UKT dan tidak usah kuliah lagi katanya sama anaknya karna tidak mampu membiayainya.
Kini sang anak tidak bisa bicara lagi dan mendengar apa kata orang tuanya saja.
Tirsirat pertanyaan dalam hati saya Tim kampus menentukan kelulusan dari mana? Sedangkan ke rumah yang di survei mereka tidak sampai, lalu mereka turun ke Gayo Lues ini ngapain kalo tidak menyurvei rumah warga
Saya berharap tim kampus UNSAM Langsa untuk turun survei kembali rumah warga, kasihan anak yang semangatnya untuk melanjutkan pendidikan sangatlah besar, Namun putus di tengah jalan akibat Ulah Tim Survei tutup asrul.
Kami dari media mencoba menghubugi tim survei namun tidak ada respon sama sekali.
Dan kami pihak media mencoba mengonfirmasi bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, beliau sangat menyayangkan atas hal yang menimpa masyarakatnya beliau meminta kami untuk mengonfirmasi pihak kampus.
Kami mencoba menghubungi Pihak kampus UNSAM untuk meminta di sambungkan kami dengan REKTOR, tapi kami di arahkan untuk menghubungi pihak akademik dan kemahasiswaan, setelah kami hubungi mereka tidak berani memberikan komentar apapun.
Sebaliknya kami minta kembali di sambungkan dengan Rektor, namu kami pihak media hanya mendapat jawaban MAAF PAK KAMI TIDAK BERANI, INI BUKAN RANAH KAMI, Terus telpon tutup.(Team)
Tag :
NEWS

