RadarAceh --- Selasa (31/07)
Hanya seorang Anggota DPRK Subulussalam dari komisi C Jamasa Cibro yang duduk bareng menampung aspirasi mahasiswa terkait dana rehabilitasi asrama mahasiswa Subulussalam Medan di ruang Banggar gedung DPRK Subulussalam.
Kabid Kebudayaan di Dinas Pendidikan Kota Subulussalam Kamsi Selian,S.Pd yang ikut hadir disitu mewakili Kadisdik H.Irwan Yasin yang sedang berada diluar kota mengatakan, ketika pembahasan anggaran di 2017 hal itu dibahas, tapi tidak ada kegiatan tersebut dimasukan dalam anggaran Dinas Pendidikan Kota Subulussalam.
Hanya seorang Anggota DPRK Subulussalam dari komisi C Jamasa Cibro yang duduk bareng menampung aspirasi mahasiswa terkait dana rehabilitasi asrama mahasiswa Subulussalam Medan di ruang Banggar gedung DPRK Subulussalam.
Kabid Kebudayaan di Dinas Pendidikan Kota Subulussalam Kamsi Selian,S.Pd yang ikut hadir disitu mewakili Kadisdik H.Irwan Yasin yang sedang berada diluar kota mengatakan, ketika pembahasan anggaran di 2017 hal itu dibahas, tapi tidak ada kegiatan tersebut dimasukan dalam anggaran Dinas Pendidikan Kota Subulussalam.
Karena Dinas Pendidikan tidak ada wewenangnya lagi untuk mengurusi mahasiswa sesuai peraturan perundangan.Saat ini Disdik hanya mengurusi TK, SD dan SMP saja.Dan secara lisan Disdik Subulussalam sudah menyampaikan hal ini kepada Sekda."Tapi kami ini hanya seorang bawahan cuma bisa tunggu perintah atasan",ujar Kamsi.
Kemudian Jamasa Cibro meminta untuk menyikapi perihal ini,agar segera Sekda,Ketua DPRK Kadisdik Subulussalam bersama mahasiswa duduk bareng untuk membahas perihal ini.
Diakhir acara tersebut barulah seorang anggota Komisi D DPRK Safrizal Chaniago hadir diruang banggar.
Kesepakatannya,besok sekitar jam 10.00wib Mahasiswa,DPRK dan Disdik Subulussalam duduk bersama Sekda diruangannya di gedung Setdako Subulussalam.
Seorang mahasiswa mengatakan terkait simpang siurnya dana Rehabilitasi asrama mahasiswa ,berarti di Pemerintahan Kota Subulussalam ini,bisa sesuka hati mempermainkan/ mengalihkan anggaran ujarnya.
Syahrizal Chaniago berkesempatan menyampaikan di hadapan mahasiswa,pada pembahasan anggaran di Disdik Subulussalam tahun 2017 yang lalu, Kadisdik Subulussalam Irwan Yassin meminta agar dana rehab Asrama Mahasiswa di Kota Medan di ambil/diplot dari dana Otonomi Khusus (Otsus). (ID)
Kemudian Jamasa Cibro meminta untuk menyikapi perihal ini,agar segera Sekda,Ketua DPRK Kadisdik Subulussalam bersama mahasiswa duduk bareng untuk membahas perihal ini.
Diakhir acara tersebut barulah seorang anggota Komisi D DPRK Safrizal Chaniago hadir diruang banggar.
Kesepakatannya,besok sekitar jam 10.00wib Mahasiswa,DPRK dan Disdik Subulussalam duduk bersama Sekda diruangannya di gedung Setdako Subulussalam.
Seorang mahasiswa mengatakan terkait simpang siurnya dana Rehabilitasi asrama mahasiswa ,berarti di Pemerintahan Kota Subulussalam ini,bisa sesuka hati mempermainkan/ mengalihkan anggaran ujarnya.
Syahrizal Chaniago berkesempatan menyampaikan di hadapan mahasiswa,pada pembahasan anggaran di Disdik Subulussalam tahun 2017 yang lalu, Kadisdik Subulussalam Irwan Yassin meminta agar dana rehab Asrama Mahasiswa di Kota Medan di ambil/diplot dari dana Otonomi Khusus (Otsus). (ID)
Tag :
NEWS

