Radaraceh.com, ACEH TAMIANG _ Tampaknya Kabupaten Aceh Tamiang saat ini benar benar serius dalam meningkatkan sektor pertanian Di kabupaten Aceh Tamiang guna meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani.
Hal tersebut terlihat dari beberapa Pembangunan sejumlah Jalan Produksi melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Aceh Tamiang guna mempermudah akses para petani dalam mengeluarkan hasil produksi dan aktivitas bertani mereka, melalui anggaran APBK Tahun 2018.
Salah satu pembangunan Jalan Produksi tersebut di bangun di Dusun Tengah Kampung Jawa Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang yang saat ini sudah terbangun sepanjang 400 meter, dengan Consutant Perencana adalah CV. Bina Karya Madani, dan Pelaksana kegiatan CV. Tamindo Raya dengan Pengawasan oleh CV. P.Thea Consulting, dengan nilai pagu sebesar Rp. 141.000.000, dengan bersumber dari dana APBK tahun 2018.
Datok Penghulu Kampung Jawa Sukirman Melalui Suryadi selaku Kaur Pemerintahan di kampung tersebut, pada menyampaikan bahwa
"Pembangunan Jalan Usaha Tani tersebut memang sangat kami butuhkan guna memperlancar aktivitas masyarakat dalam bertani". Ungkap Datok Penghulu Kampung Jawa Sukirman, Melalui Kaur Pemerintahan Kampung Suryadi kepada Radaraceh.com, Kamis (09/08)
Sebelumnya, tambah Suryadi, jalan yang biasanya digunakan masyarakat dalam bertani sangatlah sempit dan sangat sulit dilalui, dikarenakan akses tersebut tidak memadai, "pada hal ada sejumlah sektor komoditas pertanian yang menjadi tumpuan masyarakat petani di kampungnya, seperti padi, kelapa sawit, karet dan lain lainnya". Kata Suryadi.
"Terbangunnya Jalan Usaha Tani ini sudah menjadi program kampung sejak beberapa tahun lalu, melalui Musrenbang kampung maupun Musrenbang Kecamatan, yang awalnya direncanakan akan di bangun dengan menggunakan dana ADD tahun 2018 ini". katanya lagi.
Dan Alhamdulillah, imbuh Suryadi lagi, di tahun 2018 ini jalan tersebut sudah di bangun oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan. "kami sangat bersyukur dan berterima kasih sekali kepada pemerintah Daerah karena telah membantu kami, khususnya para Petani yang ada di Kampung ini".
Perlu di ketahui, Jalan tersebut juga sebagai jalan penghubung antar dusun yang ada di kampung Jawa, dengan poros jalan sepanjang 1460 meter mencapai hingga ke jalan lintas Nasional.
Oleh karena itu, sambungnya kembali, saya berharap kepada pemerintah Aceh Tamiang untuk dapat melanjutkan pembangunan jalan tersebut, sehingga nantinya dapat sebagai jalan utama bagi masyarakat Kampung Jawa, tanpa harus menggunakan jalan milik Perusahaan.
"Jika fasilitas pertanian minim, maka jelas akan berdampak pada hasil panen nantinya, Untuk itu, petani harus diberi kemudahan, agar aktivitas mereka selama bertani menjadi lancar". Tandas Suryadi. [] zf
Tag :
NEWS

