RADAR ACEH | Bireuen, Sanggar Seni Mirah Delima (SMD) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen di undang untuk berpartisipasi dalam kegiatan UNP world ritual musik yang digelar di aula fakultas bahasa dan seni Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat mulai tanggal 1-3 september 2016.
Festival seni yang diikuti beberapa kelompok seni mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia dan juga beberapa grup sanggar seni dari luar negeri seperti India, Cina, Uzbekistan, Iran dan beberapa negara Asean lainnya, digelar dalam rangka untuk menjalin persahabatan antar mahasiswa pecinta dan pelaku seni serta memperkenalkan berbagai seni dan musik tradisi dari berbagai daerah di dunia sekaligus sebagai promosi pembukaan jurusan seni dan budaya di Universitas Negeri Padang (UNP).
Pimpinan rombongan sanggar seni umuslim ke padang Angga Eka Karina, MSn melalui Kabag Humas Umuslim Zulkifli,M.Kom melaporkan bahwa festival musik ritual dunia ini menampilkan berbagai ragam seni tradisi dari berbagai daerah di Indonesia dan beberapa negara luar negeri jelas Angga Eka Karina didampingi Coco Zunuanis salah seorang tim sanggar Umuslim.
Sanggar seni umuslim yang berjumlah 15 personil sebelum festival dimulai mendapat kehormatan tampil dihadapan pejabat daerah pada jamuan makan malam di rumah Gubernur Sumatera Barat Prof.Dr.Irwan Prayitno, M.Si saat acara penyambutan dan perkenalan peserta, Rabu malam (31/8-Red)
Rektor Umuslim Dr. H.Amiruddin Idris SE M.Si saat melepas keberangkatan rombongan menyampaikan rasa bangga dan haru atas undangan dan kepercayaan panitia pada umuslim untuk bisa berpartisipasi dalam event tingkat dunia di Sumatera Barat ini, karena menurut informasi panitia dari Aceh hanya umuslim yang mendapat kepercayaan tampil di festival tersebut.
Kami harapkan kepada sanggar seni Umuslim agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk dapat mempromosikan budaya Aceh, menjaga nama baik kampus dan daerah.
Kepada seluruh anggota rombongan kami harapkan agar dapat tampil maksimal dengan tidak melakukan hal-hal yang tercela, jangan lupa beribadah walau dalam kondisi apapun,walaupun hidup seribu tahun kalau tidak sholat tidak ada gunanya,"ungkap H.Amiruddin Idris didampinggi ketua sanggar Hj.Nuryani Rachman saat pelepasan,(Rls).
