RADARACEH.COM | ACEH TIMUR - Salah satu kernet Truk pengangkut barang ke CPP Blok A, PT. Medco E&P Malaka, di bogem hingga kritis.
Diduga kernet tersebut dibogem oleh oknum aparat penjaga keamanan di area CPP Blok A, yang berada di Desa Blang Nisam, kecamatan Indra Makmur, kabupaten Aceh Timur.
Menurut informasi yang beredar, kernet tersebut bernama Rando, warga Lhok Nibong kecamatan Pante Bidadari, kabupaten Aceh Timur, di keroyok pada Sabtu lalu-red, korban hingga mengalami kritis dan sempat di larikan ke Puskesmas.
Terkait Hal tersebut, Abdul Hamid N, atau yang akrab di sapa Pang Rahed, menghubungi Radaraceh.com, Mengatakan, hal itu tidak patut di lakukan di khawatir akan berunjung fatal. " kejadian ini sangat fatal, apalagi korban telah cacat fisik, seharusnya pihak aparat pengayom masyarakat, bukan pembunuh, kenapa harus memakai hukum rimba", ungkap salah satu Anggota DPRK Aceh Timur dari Dapil 2, Fraksi Partai Aceh.
Selain Itu Pang Rahed meminta pihak perusahan agar menyelesaikan masalah pemukulan tersebut, dan meminta pihak perusahaan agar tidak beroperasi dulu.
"Saya tegaskan pihak perusahaan harus segera menyelesaikan kasus ini secara hukum. Sebelum kasus pemukulan itu selesai, saya minta perusahaan untuk tidak beroperasi dulu" pungkas Pang Rahed, yang juga menjabat sebagai Ketua KPA/PA wilayah Indra Makmur. Rabu (12/10/16).
Selama berita ini di tayangkan, awak media belum mendapatkan informasi secara resmi dari pihak terkait dan pihak korba. (Tim)
