RADAR ACEH | Bireuen, Kinerja Dinas Pengelolaan pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Bireuen dinilai bobrok, dengan terlihat jelas di hari raya idul adha ditengah kota masih banyak tumpukan sampah yang berserakan dan berbau busuk, Jum,at (16/09).
Diduga sejak tahun 2015 Pengutipan Restribusi sangat menyimpang ,hampir semua pedagang kaki lima yang di kutip uang iuran sampah tidak pernah di berikan karcis, begitu Juga dengan toko-toko yang berada di seruruh kabupaten Bireuen, dari samalanga hingga Geurugok.
Informasi yang diterima media Radar Aceh.com tahun 2015 Dinas Pengelolaan pasar kebersihan dan pertamanan kabupaten Bireuen Yang sempat di oudit oleh inspektorat, uang Restribusi sampah menghilang sekitar 300 Juta rupiah dan belum tau uang itu mengalir ke kantong siapa?
Namun pemerintah kabupaten Bireuen Meskipun sering terjadi penyimpangan di Dinas Pengelolaan pasar kebersihan sampai saat ini belum ada teguran dari atasannya Bupati, Sekda maupun asisten. Bobroknya dinas itu semenjak di kelola oleh kadis Dinas Pengelolaan pasar kebersihan dan pertamanan yang bernama Zambri.SE.
Yang anehnya lagi kepala dinas yang syarat bermasalah masih diberikan jabatan untuk menguras sumber lainnya.
Namun saat radarAceh.com mendatanggi kantor Dinas Pengelolaan pasar kebersihan dan pertamanan Kabupaten Bireuen. Di jalan sultan iskandar muda No. 13 pada jum'at 16/september/2016 siang belum berhasil di konfirmasi di karenakan kadis tersebut belum masuk kantor. (M. Reza)
