RADAR ACEH | BIREUEN – Jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan, Bireuen, sejak sepekan ini hingga kemarin masih putus dan bocor. Sehingga suplay (penyaluran) air bersih ke ratusan pelanggan di tiga kecamatan macet.
Putusnya jaringan pipa PDAM itu, akibat galian drainase (saluran) yang dilakukan oleh pihak terkait menggunakan alat berat (beco) di lintas nasional Medan-Banda Aceh, kawasan Desa Meunasah Blang, Kota Juang, Bireuen, beberapa hari lalu.
Dirut PDAM Krueng Peusangan, Isfadli , Kamis (24/11) kemarin mengatakan, ratusan pelanggan PDAM yang terpaksa dihentikan penyaluran air bersih untuk sementara waktu adalah pelanggan di Kecamatan Kuala, Jeumpa dan sebagian pelanggan di Kecamatan Kota Juang. Kondisi itu sudah terjadi sejak sepekan ini.
"Kami terpaksa menghentikan penyaluran air bersih untuk ratusan pelanggan di tiga kecamatan tersebut, karena sedang ada perbaikan pipa yang putus dan bocor, akibat terkena alat berat (beco) yang melakukan pengerukan saluran oleh pihak terkait di lintas nasional kawasan Meunasah Blang sekitar lima hari lalu, hingga kini suplay air bersih ke pelanggan masih macet total," kata Isfadli.
Dikatakan Isfadli, pihaknya sangat menyesali sikap pihak terkait yang telah mengeruk saluran tanpa berkoordinasi dengan pihaknya. Sehingga jaringan pipa PDAM bocor dan putus. Akibatnya merugikan ratusan pelanggan PDAM di tiga kecamatan, karena pihaknya tidak bisa menyuplai air bersih ke rumah penduduk.
"Saat ini kami masih memperbaiki pipa yang bocor dan putus itu. Seharusnya saat dilakukan pengerukan saluran atau drainase itu, terlebih dahulu dikoordinasikan atau diberitahukan kepada kami, agar petugas kami bisa mengontrolnya di lapangan, supaya tidak ada pipa PDAM yang terkena galian," kata Isfadli.
Ditambahkannya, setiap adanya galian drainase dalam kota, seharusnya pihak terkait berkoordinasi dengan PDAM.
"Kami yang mengerti lokasi jaringan pipa dan kami selalu menugaskan petugas lapangan yang paham lokasi jaringan pipa PDAM," pungkasnya.
Warga Terpaksa Beli Air Isi Ulang
Sementara itu sejumlah pelanggan PDAM Krueng Peusangan, Bireuen, mengaku terpaksa membeli air isi ulang untuk mandi, mencuci dan air minum.
"Sejak suplay air bersih dari PDAM macet, kami terpaksa membeli air isi ulang untuk minum, mandi dan mencuci, karena air sumur kami berkeruh dan berbau," kata Amiruddin, pelanggan PDAM di Kecamata Jeumpa.
Hal senada juga dikatakan sejumlah pelanggan PDAM lainnya di Kecamatan Kota Juang dan Kuala. Mereka mengaku kalang kabut mencari air bersih untuk kebutuhan keluarganya. "Sejak sepekan ini kami kewalahan memperoleh air bersih, kami berharap pihak PDAM segera memperbaiki pipa yang bocor," pinta Mulyadi pelanggan PDAM di Kecamatan Kuala. (M. Reza)
